Beranda PURWAKARTA Warning, Pakai Hape saat Berkendara Bakal Ditilang

Warning, Pakai Hape saat Berkendara Bakal Ditilang

78
0

PURWAKARTA-Peringatan bagi Anda yang terbiasa menggunakan hape saat berkendara. Pasalnya, kini jajaran kepolisian tak ragu lagi untuk menilang pengendara yang menggunakan hape saat berkendara. Langkah tegas ini tepat diambil, karena selain berbahaya, menggunakan hape saat berkendara juga melanggar Pasal 283 UU No. 22 Tahun 2009 dengan sanksi pidana 3 bulan kurungan dan atau denda Rp750.000.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Purwakarta AKBP Dedy Tabrani S.I.K M.Si saat menggelar Gebyar Operasi Keselamatan Lodaya 2018 Polres Purwakarta di Pos Lantas Simpang, Taman Pembaharuan, Jalan Babaru Nagri Kabupaten Purwakarta, Senin (5/3).

“Operasi yang dulunya bernama Operasi Simpatik ini akan berlangsung selama 21 hari dan berakhir pada Minggu (25/3) mendatang. Tujuannya untuk menertibkan pengendara dan meminimalisir angka kecelakaan serta memberi edukasi kepada masyarakat,” ujar Dedy di lokasi.

Tak hanya pengendara yang menggunakan hape saja yang menjadi sasaran tilang, melainkan juga bagi pengendara yang tidak memakai helm, menggunakan knalpot racing, kendaraan rakitan, pelat nomor bermasalah, melawan arus, tidak memakai sabuk pengaman, berkendara belum cukup umur, serta berboncengan lebih dari satu.

“Saya juga mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan agar mengutamakan keselamatan bukan kecepatan karena ada keluarga yang menanti Anda,” ucapnya.

Ditemui di tempat yang sama, Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Rizki Adi Saputro mengatakan, Operasi Keselamatan Lodaya 2018 tak menekankan pada penilangan, melainkan lebih mengedepankan teguran dan imbauan yang bersifat pencegahan. “Jadi intinya bukan cari tilang sebanyak-banyaknya. Lebih dari itu, kami ingin menumbuhkan kesadaraan masyarakat dalam berlalulintas. Jangan sampai peraturan yang sudah ada menjadi terabaikan,” ujarnya.

Dijelaskannya, 20 persen penindakan dilakukan atas pelanggaran yang menonjol yang berpotensi mengakibatkan kecelakaan. “Dalam kesempatan tersebut, kami juga membagikan stiker keselamatan berlalu lintas dan imbauan melalui pamflet dan brosur kepada para pengendara. Ada pula pemberian cenderamata dari Jasa Rahaja kepada para pengendara,” katanya.

Operasi Keselamatan ini melibatkan beberapa intansi, di antaranya Subdenpom Purwakarta, Jasa Raharja Purwakarta, Personel Satlantas, Srikandi Biru, Dinas Perhubungan dan Polisi Keamanan Sekolah (PKS), Polisi Siswa dan Pramuka Saka Bhayangkara.(add)