Beranda PRO DESA Warga Serbu Pelayanan My Darling

Warga Serbu Pelayanan My Darling

105
0
EKO SETIONO/PASUNDAN EKSPRES JEMPUT BOLA: Warga antusias saat mendapat pelayanan Disdukcapil melalui My Darling.

Guna mendekatkan diri pada masyarakat, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), melayani perekaman KTP El melalui kendaraan keliling.

Menurut Kepala Dinas Disdukcapil KBB Wahyu Diguna, melalui My Darling (kendaraan kelilingku ) sudah puluhan ribu warga yang mendapatkan pelayanaan dari Disdukcapil, untuk perekaman KTP El melalui kendaraan keliling ini.

“Sudah dilakukan di 165 desa, tujuannya adalah mendekatkan pelayanan bahwa negara hadir ditengah-trngah masyarakat, untuk mengurangi biaya tinggi dan waktu ke tempat pelayanan dan menghindarkan dari percaloan,”ujarnya. Rabu (25/4)

Meskipun terobosan tersebut dinilai bagus, akan tetapi menurut Wahyu ada beberapa kendala yang menghambat kelancaraan my darling, diantaranya adalah ada beberapa titik blank spot tapi sudah teratasi dengan Visat, jarak jangkauan geografis KBB, sebagian masyarakat belum menyadari terhadap pentingnya dokumen kependudukan dan Kurangnya SDM yang profesional.

“Saat ini kendaraan baru dua, belum seimbang dibanding dengan sasaran tempat, banyaknya dan objek subyek yg harus di layani,”sambungnya.

Sehingga, untuk mengoptimalkan kendaraan yang ada, Disdukcapil mengadakan kerjasama dengan SMA/SMK sederajat khususnya untuk rekam KTP El dan Kades-Kades. Selanjutnya dijadwal setiap hari termasuk di hari libur. Strategi lainnya beberapa desa di layani satu titik tempat pelayanan

“disamping pelayanan rekam KTP El juga dokumen kependudukan lainnya seperti KK dan akte dengan kesepakatan waktu dan tempat pelayanan” katanya.

Pj. Sekda KBB Aseng Junaedi menambahkan bahwa masyarakat KBB membutuhkan pelayanam yang gancang, gampang dan hampang (Gagah) untuk itu dibutuhkan inovasi pelayanan prima.

“Waktu itu Pa gubernur memberi batuann dua kendaraan untuk pelayanam KTP diberinama darling (kendaraan keliling). Meskipun baru
punya dua kendaraan bisa dirasakan dampaknya yang sangat positif” kata Aseng.

Menurut Aseng dengan kondisi geografis KBB saat ini. Idealnya memiliki lima kendaraan untuk melayani masyarakat lebih cepat.

“Kan bisa di bagi Sektor utara, sektor barat, sektor timur, sektor selatan dan tengah seklipun sentralnya ada di pemda tapi kan kita menjemput bola demi pelayamam prima pada masyarkat” paparnya.

Sementara itu, kepala desa Lembang Yono Maryono mengatakan, pihaknya telah kerjasama dengan disdukcapil untuk perekaman KTP El meskipun pelayanannya tidak lama akan tetapi warganya merasa terbantu.

“Adanya kendaraan keliling dari disduk bagi kita sebenarnya terbantu untuk masyarakat yang belum mempunyai KTP dan KK, tetapi pelayanannya tidak lama sehingga masih ada warga yang memerlukan tidak dapat terlayani untuk itu kalau ada pelayanan kembali waktunya di tambah agar warga dapat terlayani” Kata Yono.

Agus Karyana, Kepala Desa Gudang Kahuripan menyatakan hal yang sama bahwa warganya sangat terbantu dengan adanya kendaraan keliling disdukcapil.

“Bagus ada kemudahan bagi masyarakat, dengan adanya perekaman di Kantor desa daripada harus ke kantor disduk kan besar biaya untuk ongkosnya tambah jauh dan Harapan saya dari perekaman KTP El keliling ke desa ini, agar cepat segera di cetak sehingga warga tidak terlalu lama menunggunya, karena KTP El sangat banyak diperlukan untuk kegiatan administrasi apabila berhubungan dengan instansi lain, contonya ke bank, rumah sakit dll,”bebernya.(eko/tra)