Beranda BANDUNG Warga Pelajari Pembuatan Pupuk Kompos

Warga Pelajari Pembuatan Pupuk Kompos

445
0
KOMPOS. Warga Kota Baru Parahyangan Padalarang KBB, mengikuti pelatihan pembuatan pupuk organik, Sabtu (16/1).

PADALARANG – Sebanyak 30 warga Kota Baru Parahyangan Padalarang Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengikuti kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik, Sabtu (16/1).
Pelatihan tersebut dilakukan untuk memberikan keahlian mengolah limbah rumah tangga menjadi pupuk organik yang bermanfaat.

Selain itu, kegiatan yang diinisiasi oleh Unit Sustainability itu, juga bertujuan untuk mengurangi limbah rumah tangga menjadi kompos Takakura yang ideal diterapkan pada hunian.

Asisten Manager Unit Sustainability Kota Baru Parahyangan Murti Herawati mengatakan, metode Takakura ini bertujuan agar tidak terjadi penumpukan sampah rumah tangga, sebab daur ulang dilakukan sejak di dapur. Namun syaratnya harus higienis tidak berbau dan tidak jorok, mengingat dapur merupakan tempat mengolah makanan.

“Nantinya pembuatan kompos Takakura dilakukan oleh warga yang konsen pada kegiatan pengolahan limbah dan penghijauan sekitar Kota Baru Parahyangan,” kata Herawati disela-sela pelatihan.
Dia menambahkan secara berkala warga kota baru parahyangan dibekali pengetahuan bagaimana mengolah limbah agar bermanfaat bagi lingkungan sekitar, salah satunya dengan pengolahan limbah Takakura.

“Pengolahan Takakura ini sebuah metode pembuatan kompos yang ditujukan untuk mendaurulang sampah dapur, ini sebagai solusi penumpukan sampah organik,” ucapnya.

Dia menjelaskan, konsep Takakura sebenarnya mudah namun memiliki dampak besar pada lingkungan. Cukup dengan rajin memilah sampah dapur dan menampungnya dalam wadah plastik bekas, setiap rumah bisa memiliki pengolahan sendiri.

“Sampah organik dipilah kemudian dirajang, dicampur kapur untuk menjaga keasaman dan ditutup bantal sekam padi atau kain tritase. Penampungnya bisa menggunakan barang bekas seperti ember cat yang dilubangi bagian bawahnya,”paparnya.

Dalam sebulan, lanjut dia, kompos buatan sendiri bisa digunakan memupuk tanaman hydroponik pada pot atau Polibag. Sehingga setiap rumah punya pengolahan sekaligus tanaman sayuran sendiri.
“Kita berikan benih dari kebun hydroponik binaan sendiri, sesuai visi kami menciptakan kota mandiri berwawasan pendidikan dan lingkungan ini salah satu upaya menciptakan keseimbangan lingkungan sosial yang nyaman dan harmonis,”pungkasnya.(sep/ded)