Beranda KARAWANG Volume Sampah 900 Kubik per Hari

Volume Sampah 900 Kubik per Hari

62
0
USEP SAEPULOH/PASUNDAN EKSPRES PERMASALAHAN LINGKUNGAN: Volume sampah di Karawang setiap hari mencapai 900 kubik dan setiap tahunnya terus meningkat lima persen seiring meningkatnya penduduk. DLHK akan memfokuskan program 3R yaitu reduce, reuse, dan recycle.

DLHK Fokus Jalankan Program 3R

KARAWANG-Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang, menyatakan jika volume sampah di Karawang setiap hari mencapai 900 kubik dan setiap tahunnya terus meningkat 5 persen seiring meningkatnya penduduk. Oleh sebab itu, pihaknya akan membuat program redyce, reuse, recycle (3R) di Karawang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang Wawan Setiawan mengatakan Karawang merupakan kota dengan volume sampah sebesar 900 kubik per hari. Volume tersebut diperkirakan dapat meningkat setiap tahunnya sebanyak 5 persen seiring dengan semakin meningkatnya jumlah pendatang dari luar Kabupaten khususnya setelah Hari Raya Idul Fitri tiba.

“Coba kita bayangkan sampah di Kabupaten Karawang dalam satu hari volumenya sebanyak itu dan jumlahnya pun pasti bertambah setiap tahunnya,” ujarnya, kemarin.

Dikatakan, peningkatan jumlah penduduk tentu saja berdampak secara tidak langsung terhadap pencemaran lingkungan oleh limbah atau sampah rumah tangga. Termasuk salah satunya adalah sampah rumah tangga di perumahan, yang terkadang pengelola perumahan tersebut tidak memperhatikan betapa pentingnya membenahi sampah – sampah tersebut. Sehingga tidak berserakan dan menumpuk begitu saja yang dapat menimbulkan efek negatif bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar.

Oleh karena itu, untuk dapat mengurai permasalahan persampahan ini, dirinya tetap akan memfokuskan program 3R yaitu reduce, reuse, dan recycle atau kurangi sampah, guna ulang sampah, dan daur ulang sampah. Sehingga sampah – sampah tersebut tidak semua harus di buang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jalupang.

“Kita tetap mengupayakan program 3 R tersebut dimana sampah – sampah itu akan di kelola terlebih dahulu di pilah antara sampah organik dan non – organik kemudian sisanya baru kita buang ke jalupang, tentu saja jika hal ini berjalan dengan baik volume produksi sampah di Jalupang dapat kita tekan karena sampah semakin meningkat dari waktu ke waktu, sementara itu ketersediaan lahan untuk mendirikan fasilitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) semakin sempit,”jelasnya.

Selain itu, lanjut Wawan, pihaknya pun akan menempatkan insinerator – insinerator di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Karawang dengan memfokuskan terlebih dahulu di daerah perkotaan seperti Karawang Kota, Cikampek dan Rengasdengklok. Dimana nantinya sampah yang dioperasikan dengan menggunakan teknologi pembakaran dengan suhu tertentu. Itu akan menghasilkan pembakaran berupa debu yang sangat minim, dengan hasil pembakaran berupa gas yang ramah terhadap lingkungan.

“Kita akan terus memfokuskan penanganan sampah ini karena selain kita menginginkan terciptanya Kabupaten Karawang yang Indah dan Bersih kita juga menginginkan di tahun 2018 nanti Kabupaten Karawang dapat meraih piala Adipura,”ungkapnya.

Dijelaskan, menangani masalah sampah tentu membutuhkan biaya yang besar, sehingga program untuk menempatkan insinerator per kecamatan akan dilakukan secara bertahap termasuk penambahan unit armada pengangkutan sampah.

“Bertahap tentunya ya, sesuai dengan kemampuan APBD kita, ya Alhamdulillah di tahun 2017 ini kita dapat penambahan 5 unit,untuk tahun depan kita juga sedang ajukan kembali agar kita dapat membenahi permasalahan sampah ini tidak hanya di kota saja namun hingga ke pelosok,” katanya.

Wawan juga mengatakan, penangan sampah tidak hanya dilakukan melalui solusi teknologi pengolahan sampah saja. Namun tetap harus ada kemandirian dan kesadaran dari masyarakat itu sendiri agar Kabupaten Karawang ini tidak terus menerus dihantui oleh sampah-sampah liar yang berserakan.Karena kesadaran masyarakat dapat membantu pemerintah agar dapat bekerja lebih maksimal lagi demi terwujudnya Kabupaten Karawang yang Interasih. (use/tra)