Beranda BANDUNG UKW Penting Untuk Tingkatkan Profesionalisme Wartawan

UKW Penting Untuk Tingkatkan Profesionalisme Wartawan

43
0

NGAMPRAH – Untuk meningkatkan profesionalisme wartawan dalam melaksanakan tugas jurnalistik dibutuhkan uji kompetensi wartawan (UKW). Hal itu diungkapkan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Jawa Barat, Mirza Zulhadi saat menghadari pelantikan pengurus PWI KBB masa bhakti 2017-2020 di Lantai 2 Gedung Utama Komplek Perkantoran Pemkab Bandung Barat di Ngamprah, Selasa (8/5).

Menurutnya, program unggulan PWI Jabar saat ini salah satunya melakukan peningkatan profesionalisme wartawan melalui UKW. Pasalnya, mulai tahun 2019, masyarakat hanya bisa melayani wartawan yang telah bersertifikat.

“UKW itu penting untuk meningkatkan profesionalisme wartawan,” kata Mirza.

Dia menyebut dari 800 anggota PWI di Jawa Barat, hanya sekitar 50 persen anggota yang sudah mengikuti UKW. Sedangkan sisanya belum mengikuti UKW.

“Dengan adanya sertifikasi wartawan diharapkan bisa meminimalisir oknum yang menyalahgunakan profesi wartawan,” ungkapnya.

Untuk itu, lanjut Mirza, PWI Jabar mendorong wartawan, terutama yang bernaung di bawah panji PWI untuk mengikuti UKW. Dengan mengikuti UKW, wartawan dalam melaksanakan tugasnya bisa bekerja profesional.

“Target kami terus menyelenggarakan UKW di setiap Kabupaten/Kota. Ini untuk mendorong wartawan untuk professional dalam menjalankan tugasnya,” ucapnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat Yayat T Soemitra berjanji akan membantu penyelenggaraan UKW bagi sejumlah wartawan yang bertugas di lingkungan Kabupaten Bandung Barat (KBB).

“Masa jabatan saya tinggal 70 hari lagi. Insya Allah, dalam waktu yang tersisa ini saya bisa membantu penyelenggaraan UKW,” ucapnya.

Yayat berharap melalui UKW tersebut, wartawan yang khususnya bertugas di wilayah KBB lebih professional. Karena dampak dari sebuah pemberitaan begitu besar pengaruhnya terhadap stabilitas pemerintahan.

Iapun menyadari betapa pentingnya peran wartawan dalam mendukung program pembangunan pemerintah.Terlebih di masa jabatannya, yang relative singkat menjadi Plt Bupati Bandung Barat banyak sekali yang harus diinformasikan oleh wartawan pada masyarakat.

“Selama sisa waktu 70 hari inipun, ada beberapa pekerjaan yang harus saya tuntaskan. Mulai dari memangkas perijinan, mengatasi persoalan kemacetan di sekitar Padalarang dan Lembang sampai soal pelayanan KTP (Kartu Tanda Penduduk) Elektronik. Itu perlu bantuan wartawan untuk menginformasikan lagi ke masyarakat,” bebernya.

Dalam pelantikan tersebut dihadiri oleh undangan dari berbagai komponen, diantaranya ada Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar KBB Doddy Imron Cholid dan budayawan pegiat lingkungan Kang Acil Bimbo. Sementara, Pengurus PWI KBB yang dilantik terdiri dari Ketua Heni Suhaeni (Harian Pelita), Wakil Ketua R. Mirza Ramdhani (Galamedia), Wakil Ketua Hamid Hardiana (Harian Pelita), Sekretaris Sutrisno Kusmianto (Dialog Publik Online), Wakil Sekretaris Fuad Hisyamudin (Inilah Koran), Bendahara Iswar Masruni (Radio WAR FM), Seksi Organisasi Nico Panji Perdana (Majalah Berseka), Seksi Wartawan Advokasi Asep Waryadi (SKM Giwangkara) dan Seksi Wartawan Kesejahteraan Hadi Wibowo (Ragam Online). (sep/tra)