Beranda HEADLINE Tarik Wisatawan, Disparbud Akan Gelar Patarema Festival

Tarik Wisatawan, Disparbud Akan Gelar Patarema Festival

102
0

NGAMPRAH – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung Barat akan menyelenggarakan Patarema Festival Bandung Barat. Kegiatan tersebut digelar untuk menarik kunjungan wisatawan ke kabupaten yang akan menginjak di usianya ke-11 tahun.

Sekretaris Disparbud KBB, Cucu Sartika menjelaskan Patarema Festival ini adalah sebuah sinergi yang harmonis antara berbagai pemangku kepentingan. Sehingga diaharapkan bisa menarik wisatawan sesuai target 2 juta kunjungan tahun ini.

“Festival ini bisa menjalin sinergitas harmonis antara berbagai elemen baik pemerintah maupun swasta. Sehingga tujuan untuk menarik kunjungan wisatawan bisa tecapai sesuai target,” kata Cucu saat dihubungi, Jumat (8/6).

Dia menambahkan rencananya festival itu akan dilaksanakan pada 6-8 Juli 2018 di Kota Baru Parahyangan Padalarang. Kegiatan festival ini didukung penuh oleh Disparbud Provinsi Jawa Barat, Badan Ekonomi Kreatif (BEkraf), Pusbang Film Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Pariwisata RI. “Untuk peserta disetiap kegiatan festival ini berasal dari kabupaten/kota yang ada di Jawa Barat,” ujarnya.

Adapun festival ini meliputi beberapa kegiatan antara lain Festival Soto Nusantara, Festival Film Turisme, Festival Musik Bambu, Heleran Budaya dan Festival Bunga, Pameran Ekonomi Kreatif, dan Ngopi Bareng.

“Ada dua kegiatan yang akan dipadukan menjadi satu dan menjadi sebuah harmonisasi, yakni keragaman potensi kearifan budaya lokal dengan kecantikan pesona bunga yang ada di Kabupaten Bandung Barat,” ujarnya.

Pada festival itu, lanjut Cucu, seluruh penjuru lokasi kegiatan akan dipenuhi oleh berjuta bunga. Hal itu untuk memperkuat ikon Bandung Barat sebagai Kota Kembang yang sesungguhnya di Jawa Barat.

“Bahkan pada festival soto Nusantara ini akan menyajikan 200 varian soto nusantara sebanyak 4500 porsi. Sehingga, festival Soto Nusantara ini akan memecahkan rekor MURI dengan jumlah dan varian soto terbanyak,” pungkasnya.(sep/man)