Beranda BISNIS Tanam Kedelai di Lahan 114 Hektare

Tanam Kedelai di Lahan 114 Hektare

54
0
ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES SEREMPAK: Kabupaten Purwakarta mendapatkan target untuk menanam kedelai di lahan seluas 114 hektare (ha) sebagai program Pencanangan Gerakan Tanam Serempak Kedelai.

Purwakarta Berkontribusi Terhadap Penyediaan Nasional

PURWAKARTA-Pencanangan Gerakan Tanam Serempak Kedelai APBN Perubahan dilaksanakan serentak di 20 provinsi di Indonesia, termasuk di tingkat Provinsi Jawa Barat yang berpusat di Bandung, belum lama ini. Khusus di Kabupaten Purwakarta, mendapatkan target untuk menanam kedelai di lahan seluas 114 hektare (ha).

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta Ir H Agus R Suherlan MM mengatakan, dari 114 ha tersebut, 112 ha di antaranya berada di tiga desa, yakni di Desa Wanawali Kecamatan Cibatu serta di Desa Margaluyu dan Desa Mekarjaya Kecamatan Kiarapedes.

“Kebetulan ketiga desa tersebut merupakan lokasi dilaksanakannya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-100. Ada pun pada saat pencanangan tanam serempak itu digelar di Desa Margaluyu seluas 2 ha yang kemudian akan dilanjutkan oleh kelompok petani setempat,” kata Agus saat ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini.

Dijelaskan Agus, jenis kedelai yang ditanam adalah kualitas Anjasmoro. “Kedelai jenis Anjasmoro ini memang memiliki berbagai kelebihan. Di antaranya ukurannya yang besar, unggul dalam produktivitas, dan lebih tahan terhadap serangan hama,” ujarnya.

Agus menambahkan, yang sudah ditanam itu di atas lahan milik Perhutani dengan luas total sekitar 40 ha. “Kita berharap dengan adanya pengembangan kedelai itu bisa menjadi menjadi diversifikasi kegiatan usaha kelompok tani, khususnya kelompok tani Sinar Jaya Mukti yang umumnya memiliki usaha tanam padi,” kata Agus.

Tanaman kedelai merupakan tanaman sela, sehingga kata Agus, selain menanam padi kelompok tani Sinar Jaya Mukti juga dapat melaksanakan diversifikasi dengan menanam kedelai.

“Dan kedelai ini merupakan komoditi yang termasuk usaha percepatan atau upaya khusus (upsus) oleh pemerintah. Diharapkan Purwakarta bisa memberikan kontribusi terhadap penyediaan nasional,” ujarnya.(add/epl)