Beranda KARAWANG Tabung Nitrogen Meledak, Empat Karyawan Alami Luka Bakar Serius

Tabung Nitrogen Meledak, Empat Karyawan Alami Luka Bakar Serius

105
0
Akibat kebocoran tabung nitrogen, karyawan PT. Chemco terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

 

KARAWANG-Empat Karyawan PT. Chemco mengalami luka bakar serius dan terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, Sabtu (7/7) sekitar pukul 20.15 WIB.

Dugaan sementara, ledakan berasal dari tabung nitrogen bocor di salah satu unit kerja PT. Chemco kawasan KIM, Desa Parungmulya, Kecamatan Ciampel.

Nama Korban terbakar ialah M Haidhir (21) warga Wonopringgo Rt 04/02, Desa Sampih, Kecamatan Wonopringgo (karyawan kontrak) Trio Gama Arif Syah (19) warga Kampung Karang Mulya Rt 11/03, Desa Segerjaya, Kecamatan Batujaya (karyawan magang) di bagian casting factory 1.Renaldy Bayu (18) warga Perum Karawang Festival blok D 45, Desa Purwadana, Kecamatan Telukjambe Timur (karyawan magang) di bagian casting factory 1. Khotib (19) warga Kampung Sawah Rt 03/01, Kecamatan Jayakerta.

“Kecelakaan kerja di PT Chemco kawasan KIM terjadi pada Sabtu (7/7) pukul 20.15 wib, namun kami menerima laporan 30 menit kemudian. Diduga ada kebocoran tabung nitrogen dan meledak yang mengakibatkan empat korban mengalami luka bakar dibagian muka dan tangan,” Kapolsek Ciampel, AKP Ricky Adipratama, Minggu (8/7).

Ricky mengatakan, kecelakaan kerja bermula saat karyawan di area Factory 1 departemen casting PT. Chemco Kawasan KIM sedang produksi. Namun, tiba-tiba meledak pada mesin di casting higt prizer yang memproduksi barang berupa case mission diruangan departemen casting.

“Akibat ledakan tersebut, empat orang karyawan yang mengalami luka bakar dan dibawa ke Rumah Sakit Rosela untuk dilakukan perawatan. Kami sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) meminta keterangan dua orang saksi yang mengetahui peristiwa tersebut,” ungkapnya.

Keterangan salah seorang karyawan di samping PT Chemco yang tak mau disebutkan namanya, semalam dirinya masuk kerja shif 2, kebetulan PT Chemco bersebelah, ia mendengar ledakan tersebut dan langsung ke PT Chemko untuk melihat dengan securitynya.

“Kami yang didekat lokasi berdatangan untuk melihat, namun tidak boleh masuk ke dalan ke PT Chemco dan hanya lihat di gerbang depan. Karena ledakannya cukup besar sampai ke PT sebelahnya terdengar cukup keras,” terangnya.(aef/tra)