Beranda KARAWANG Swiss Karaoke Berjanji Takan Mengulangi

Swiss Karaoke Berjanji Takan Mengulangi

24
0
DOK PASUNDAN EKSPRES LANGGAR NORMA: Foto para pemandu lagu menggunakan pakaian bikini yang diposting akun facebook milik warga.

Terkait Wanita Pemandu Lagu Berbikini

KARAWANG-Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Karawang telah memanggil manajemen Swiss-Karaoke terkait adanya kegiatan tematik perempuan pemandu lagu (PL) yang menggunakan pakaian bikini.
“Manajeman Swiss-Karaoke sudah kami panggil. Mereka sudah membuat surat penyataan tidak mengulangi kegiatan tematik dengan menggunakan bikini,” ujar Kabid Wasdal DPMPTSP Karawang, Asep Suryana, kemarin (9/10).

Menurut Asep, pihaknya melakukan pemanggilan itu atas dasar pelaporan dari masyarakat yang menyatakan jika ada PL yang menggunakan baju pantai di Swiss-karaoke.

Setelah dipanggil, manajemen membuat surat pernyataan agar tidak melakukan hal yang sama. “Jika kejadian itu dilakukan lagi, maka kami akan mengevaluasi kegiatan Swiss-karaoke. Bahkan kemungkinan izinnya akan kami cabut,” tandasnya.

Dikatakan Asep, pihaknya juga akan memberikan surat imbauan kepada seluruh pemilik karaoke agar tidak membuat kegiatan yang sama. Sebab, jika tidak, seluruh izin karaoke yang sudah dimiliki akan di evaluasi atau dicabut.
“Kami berharap izin yang sudah diberikan kepada para pemilik karaoke tidak disalahgunakan,” katanya.

Ia menambahkan, jika para pemilik masih membandel, pihaknya akan melakukan pemeriksaan bersama PPNS dari Satpol PP sebagai penegak peraturan daerah (Perda).
“Kami berharap semua pemilik karaoke mematuhi semua aturan yang berlaku di Karawang,” katanya.

Sebelumnya, Komisi A DPRD Kabupaten Karawang mendesak pemerintah kabupaten menindak tegas dan mengevaluasi perizinan tempat Karaoke Swiss-Belinn terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan manajemen tempat karaoke tersebut karena sudah menyediakan wanita pemandu lagu (PL) berbikini.
“Harus ada tindakan tegas dari pemkab. Kalau memang melanggar, diberi sanksi tegas,” kata Ketua Komisi A DPRD Karawang Teddy Luthfiana, di Karawang, beberapa waktu lalu.
Ia mengatakan, terkait maraknya tempat karaoke dengan izin karaoke keluarga, tapi menyediakan wanita pemandu lagu seksi hingga berpakaian bikini, itu jelas melanggar. Termasuk penyediaan minuman beralkohol. Apapun jenis tempat karaoke-nya, itu jelas melanggar. Sebab tidak boleh ada peredaran minuman beralkohol, dimanapun berada.
“Kami dari Komisi A DPRD Karawang mendesak pemkab menindak tegas. Tempat karaoke yang melanggar harus diberi sanksi,” katanya.

Mengenai sanksi, itu bisa dilakukan secara bertahap, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, mulai dari sanksi teguran hingga pencabutan izin. Ditanya tentang tempat karaoke Swiss-Belinn yang telah menyediakan wanita seksi pemandu lagu hingga berpakaian bikini, dan menyediakan minuman beralkohol, itu jelas pelanggaran. (use/din)