Beranda PRO DESA Sumpah dan Janji Lulusan Kesehatan Dianggap Penting

Sumpah dan Janji Lulusan Kesehatan Dianggap Penting

75
0
EKO SETIONO/PASUNDAN EKSPRES LULUS SERTIFIKASI: Siswa dan siswi lulusan program jurusan farmasi, keperawatan, dan jurusan Teknologi Laboratorium Medik di kabupaten Bandung Barat mengucap sumpah dan janji.

BANDUNG BARAT- Ketua lembaga sertifikasi profesi Asnakes Indonesia Jawa Barat Abdul Tasyakur, S. Farmasi., Apt menyatakan bahwa pengangkatan sumpah dan janji khusus untuk jurusan kesehatan sangat diperlukan, karena tersangkut pautnya jiwa manusia.

Seperti telah dilakukan oleh siswa dan siswi lulusan program jurusan farmasi, keperawatan, dan jurusan Teknologi Laboratorium Medik di kabupaten Bandung Barat sebanyak 177 siswa dan siswi dari 8 sekolah yang telah lulus uji sertifikasi kompetensi, mereka diangkat sumpah dan janji.

Delapan SMK tersebut diantaranya Bandung Barat terdiri dari jurusan Farmasi 48 orang, Teknologi 21 orang, dan Keperawatan 24 orang, SMK Kartini Bakti Mandiri terdiri dari Jurusan Keperawatan 19 orang, Farmasi 13 Orang, SMK Taruna Terpadu Al Musyawarah, terdiri dari Jurusan Keperawatan 8 orang, SMK Kesfam Farmasi terdiri dari 9 orang, SMK Nusantara Nasional jurusan Farmasi terdiri dari 7 orang, SMK Luhur Baladika terdiri Farmasi 6 orang, SMK Darma sakti Jurusan Farmasi 3 orang, dan terakhir SMK pasundan Perkasa, Jurusan Farmasi 2 orang.

” Siswa dari 8 sekolah itu dinyatakan kompeten dalam bidang Keperawatan, farmasi dan teknologi laboratorium medik (TLM) yang disahkan pada 27 April 2018 di Bandung. Oleh karena itu mereka semua perlu dan wajib untuk diangkat sumpah karena berurusanya dengan nyawa manusia” jelasnya kemarin.

Sementara itu Ketua Yayasan universitas Bandung Barat yang menjadi tuan rumah pengangkatan sumpah dan janji asisten keperawatan itu, Dr. Masri Ers Mardjuki mengatakan, diadakannya Pelantikan dan Angkatan sumpah untuk Siswa SMK di KBB ini wajib dilakukan dan menjadi syarat mutlak bagi lulusan SMK yang akan menjadi asisten kesehatan.

“Para siswa dilantik oleh persatuan SMK Kesehatan (Persemki) dan untuk sumpah dilakukan oleh Perkumpulan Asisten Tenaga Kesehatan Indonesia yang keduanya dibawah naungan LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) dan BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi,” sambung Masri. (eko/tra)