Beranda PURWAKARTA SMK Tasa Gandeng Yamaha

SMK Tasa Gandeng Yamaha

97
0

Gelar UKK Prodi Sepeda Motor

PURWAKARTA-SMK Taruna Sakti (Tasa) Purwakarta bekerjasama dengan Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) melalui PT Arista Mitra Lestari (Arena Motor) dan PT Jayamandiri Gemasejati (JG Motor), menggelar Uji Kompetensi Keahlian (UKK) untuk Program Studi (Prodi) Teknik Sepeda Motor yang dilaksanakan di Kampus SMK Tas Jl. Veteran Cihideung, No. 11 Purwakarta, Senin (5/3).

Kepala Sekolah SMK Tasa Yayang Gilang Sonjaya mengatakan, keterlibatan YIMM dalam UKK tersebut bertindak sebagai pakar dan penguji eksternal. “SMK Taruna Sakti Purwakarta merupakan salah satu sekolah yang memliki jurusan teknik Sepeda motor di Kabupaten Purwakarta. Jurusan ini memiliki peminat yang terus bertambah setiap tahunnya. Ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan akan sepeda motor di masyarakat,” ujarnya kepada koran ini.

Yayang menyebutkan, kecepatan pengerjaan setiap peserta UKK berbeda-beda, namun hasilnya tetap bergantung pada tingkat ketelitian siswa. “Melalui UKK ini saya berharap akan semakin banyak peserta didik yang bekerja di bidang yang linier dengan jurusannya. Terlebih lulusan kami sudah teruji,” katanya.

Dirinya juga ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait sekolah kejuruan, dunia usaha dan industri, serta pendidikan vokasi. “Masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya memahami keberadaan lulusan Sekolah Menengah Kejuaruan (SMK). Sejatinya tidak dipersiapkan melanjutkan ke pendidikan tinggi melainkan untuk dunia kerja,” kata Gilang.

Pun halnya dengan lulusan SMK Taruna Sakti yang dipersiapkan untuk bekerja sesuai dengan apa yang diajarkan. “Meski begitu, saat terjun ke dunia kerja atau suatu industri, tak lantas proses pendidikan atau peningkatan mutu secara personal terhenti secara total. Jadi masih harus terus menggali kemampuan,” ujarnya.

Kepala Sekolah yang terkenal ramah ini menambahkan, lulusan SMK Taruna Sakti Purwakarta yang sudah bekerja masih tetap dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. “Khusunya pendidikan tinggi yang linier (berkaitan) dengan pendidikan vokasi, atau pendidikan tinggi yang menunjang penguasaan keahliaan terapan tertentu. Pasalnya, pendidikan vokasi ini erat hubungannya dengan dunia usaha dan industri,” kata Gilang.

Sementara itu, salah seorang penguji dari PT Arista Mitra Lestari yang merupakan Service Advisor Agus Wiswana memuji kemampuan siswa SMK Taruna Sakti. “Siswanya cukup berkompeten, mereka tidak terlalu makan banyak waktu dalam pengerjaan. Ini membuktikan jika ilmu yang diajarkan guru di SMK Taruna Sakti Purwakarta sudah sesuai dengan standar perbaikan sepeda motor,” ucapnya.(opl/add)