Beranda BANDUNG Siti Sadiah Pilih Untuk Memaafkan

Siti Sadiah Pilih Untuk Memaafkan

35
0
EKO SETIONO/PASUNDAN EKSPRES JALAN DAMAI: Dari kiri Dali Setiadi, Oktryan M (kuasa hukum Siti Sadiah), dan Siti Sadiah Yuningsih saat melakukan audiensi dan menyatakan berdamai.

Terkait Laporan Terhadap Dirinya yang Tak Terbukti

LEMBANG– Walaupun sudah difitnah dan dicemarkan nama baiknya, Kepala SMK Pertanian Pembangunan Negeri Lembang, Siti Sadiah Yuningsih berbesar hati untuk memaafkan guru di sekolah tersebut, Dali Setiadi.

“Saya sudah memaafkan, asal Pak Dali memenuhi komitmen-komitmen yang telah disepakati. Saya memaafkan, karena dia sudah mengakui bahwa tuduhannya kepada saya itu fitnah dan tidak ada buktinya,” kata Siti, saat dihubungi melalui telefon, Jumat (12/1).

Polemik antara kepala sekolah dan guru di sekolah yang berada di Lembang, Kabupaten Bandung Barat itu bermula ketika Dali melaporkan Siti ke Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat pada Mei 2017. Dali juga mengadukan Siti ke Inspektoran Jenderal Kementerian pendidikan dan Kebudayaan RI pada Agustus 2017.

Dalam aduannya, Dali menganggap Siti tidak transparan mengenai pengelolaan uang sekolah, tidak memberikan tauladan mengenai kedisiplinan kerja, dan tidak bersikap positif terhadap kritik. Pelaporan tersebut akhirnya diikuti dengan aksi unjuk rasa para siswa pada 22 November 2017. Unjuk rasa para siswa itu pun sempat diberitakan di sejumlah media massa.

Merasa difitnah dan dicemarkan nama baiknya, Siti lantas melaporkan Dali ke Polres Cimahi pada Desember 2017. Selanjutnya, kedua pihak dimediasi dan disepakati bahwa perkara hukum dihentikan, dengan catatan bahwa Dali harus memenuhi sejumlah komitmen yang disepakati.

“Karena Pak Dali tidak menunjukkan bukti-bukti, maka ini sudah termasuk kategori fitnah, yang akhirnya menjadi pencemaran nama baik. Soalnya, ini sudah di-upload di media sosial dan bahkan muncul di media massa. Sebetulnya ini sudah memenuhi unsur di dalam Pasal 311 KUHP, tetapi karena Pak Dali mengajukan permohonan maaf dan bersedia memenuhi persyaratan-persyaratan, maka saya memaafkannya,” kata Siti.

Dalam surat pernyataan yang ditulis tangan dan ditandatangani di atas materai oleh Dali, disebutkan bahwa Dali akan mencabut surat pengaduan dan laporannya ke Itjen Kemdikbud maupun Disdik Jabar, meminta maaf kepada seluruh siswa dan guru, serta menyampaikan pemulihan nama baik Siti di media massa.

Sementara itu, Dali menyatakan kekhilafannya yang telah melakukan perbuatan fitnah dan pencemaran nama baik. Disaksikan oleh sejumlah guru SMK PP Negeri Lembang, dia pun menyanggupi persyaratan-persyaratan yang diminta Siti, sebagaimana yang tertuang di dalam surat pernyataan.

“Saya sudah beraudiensi dan sudah ada kesepakatan untuk menyampaikan klarifikasi. Mohon maaf kepada Ibu Kepsek, bahwa tuduhan itu tidak benar,” kata Dali, seperti halnya di dalam rekaman video yang dibikin setelah kedua pihak beraudiensi di Polres Cimahi. (eko/tra)