ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES PENGIBAR BENDERA: Anggota Paskibraka Purwakarta saat dikukuhkan Bupati Dedi Mulyadi di Taman Maya Datar Kompleks Pemda Purwakarta, Senin (14/8) malam. Acara pengukuhan tersebut dikemas adat Sunda.

Dikemas Budaya Sunda, Diiringi Tarian Tradisional

Puluhan pelajar di Purwakarta dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2017. Seperti pengukuhan di daerah lain, para anggota Paskibraka ini mengenakan seragam putih-putih lengkap dengan atributnya. Namun yang membeda, pengukuhan kali ini dikemas dalam nuansa budaya khas Sunda.

ADAM SUMARTO, Purwakarta

Senin (14/8) malam, Taman Maya Datar Kompleks Pemda Purwakarta terlihat ramai. Sejumlah pejabat nampak hadir di taman yang menjadi pusat pemerintahan di Kabupaten Purwakarta tersebut. Kehadiran mereka untuk memenuhi pengukuhan Paskibraka Kabupaten Purwakarta yang langsung dilakukan Bupati Purwakarta, H Dedi Mulyadi SH. Dalam pengukuhan tersebut, juga dilaksanakan prosesi penyerahan duplikat Bendera Pusaka.

Ditemui di Gedung Gandanegara usai acara pengukuhan, Bupati Purwakarta H Dedi Mulyadi SH mengatakan, pelaksanaan prosesi pengukuhan dan penyerahan bendera yang dibalut budaya Sunda mengingatkan kembali pada masa Kerajaan Sunda.
“Pengukuhan anggota Paskibraka dan prosesi pengambilan Bendera Pusaka di Kabupaten Purwakarta selalu dibalut dengan nuansa budaya. Yaitu dengan diiringi tarian tradisional adat Sunda,” ujarnya.

Setiap satu tahun sekali Bendera Pusaka milik Pemerintah Kabupaten Purwakarta dikeluarkan dari Bale Nagri untuk dikibarkan pada Upacara Hari Kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus setiap tahunnya.

Upacara pengibaran bendera sendiri rencananya akan dilaksanakan di Taman Pasanggarahan Padjadjaran Purwakarta atau yang biasa disebut juga Alun-Alun Purwakarta. “Seperti tahun sebelumnya Bendera Pusaka akan diarak keliling Kota dan akan disimpan kembali ke Bale Nagri,” ucapnya.(*/din)