Beranda KARAWANG Sinyal Nasdem Usung Emil Kian Menguat

Sinyal Nasdem Usung Emil Kian Menguat

68
0

KARAWANG– Hasrat Partai Nasional Demokrat (Nasdem) untuk mengusung Ridwan Kamil (Emil) berpeluang untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Jawa barat yang akan digelar tahun depan mulai diperlihatkan. Meski tidak secara tegas mengusung Emil, namun Dewan Pengurus Wilayah Partai Nasdem Jawa Barat memberikan sinyal kuat akan memilih Walikota Bandung ini sebagai jagonya. Pengurus Nasdem menilai sosok Emil merupakan pemimpin yang kaya akan ide, visioner dan merakyat hingga pantas untuk diusung partai Nasdem. “Memang dari banyak tokoh di Jawa barat pilihan partai kami tinggal dua orang yaitu Ridwan Kamil dan Dedy Mizwar. Kedua tokoh ini oleh Nasdem dianggap pantas untuk memimpin Jawa Barat ke depannya. Namun, siapa yang kami usung akan kami putuskan nanti tanggal 19 Maret 2017 kita akan deklarasikan,” kata Ketua DPW Nasdem Jawa barat, Saan Mustopa di Karawang, Minggu (12/3). Saan menyebutkan, sebagai partai tengah dengan perolehan 4 kursi di DPRD Jabar, Nasdem bisa menjadi partai yang menentukan dari pertarungan partai besar. Oleh karena itu, pihaknya tidak main-main untuk mengusung calon Gubernur Jabar dalam Pilgub tahun depan. Pihaknya sudah melakukan proses penjaringan secara tertutup dan akan diumumkan 19 Maret nanti.
“Kita sudah lebih dahulu memutuskan calon gubernur dibandingkan partai lain karena sejak awal kita sudah melakukan proses penjaringan,” kata Saan. Menurutnya, diantara kedua nama calon yaitu Emil dan Deddy yang paling sering muncul dari para pengurus yaitu nama Emil. Meski begitu kedua nama tersebut sudah diusulkan oleh DPW Nasdem Jabar ke DPP Nasdem untuk mendapat persetujuan. Berdasarkan persetujuan dari pusat itu pihaknya akan mengumumkan sekaligus mendeklarasikan calon yang akan diusung nantinya. “Mekanismenya kan seperti itu kita kirim nama-nama calon dan dikirimkan ke DPP baru setelah dapat keputusan kita umumkan,” katannya. Saan akui, Emil merupakan pemimpin yang sudah teruji sebagai Walikota saat ini. Oleh karena itu pihaknya tidak akan mempersoalkan jika kemudian DPP lebih memilih Emil sebagai calon gubernur Jabar nanti. Hanya saja pihaknya tidak mau gegabah untuk mengumumkan meski diluaran sudah memastikan Emil yang akan diusung. “Kang Emil juga bagus dia punya visioner. Kang Deddy Mizwar juga kita usulkan. Semuanya sudah kita usulkan ke DPP (Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Dua atau tiga hari itu bisa diputuskan sebelum deklarasi nanti.” katanya.
Saan memastikan jika dalam proses penjaringan hingga menentukan calon yang akan disung oleh partainya nanti tidak ada istilah mahar politik ataupun meminta jabatan. Pilihan Nasdem berdasarkan penilaian panjang dari mulai elektabilitas, poplaritas, integritas dan juga penilaian masyarakat. Dari tahapan itulah partai akan memutuskan siapa yang pantas untuk diusung dan maju dalam pemilihan gubernur nantinya. “Karena kita menilai kinerja mereka saat menjalankan jabatan, bagaimana sosok mereka dikenal oleh masyarakat. Kita tidak mengenal mahar politik atau janji jabatan,” terangnya.(aef/tra)