Beranda PURWAKARTA Siloam Hospitals Purwakarta Apresiasi Perawat

Siloam Hospitals Purwakarta Apresiasi Perawat

51
0

Ujung Tombak Pelayanan, Paling Dekat dengan Pasien

International Nurses Day atau Hari Perawat Internasional jatuh pada 12 Mei setiap tahunnya. Momen tersebut menjadi salah satu momen spesial bagi Siloam Hospitals Purwakarta. Berbagai rangkaian acara pun disiapkan guna memperingati hari kelahiran Florence Nightingale yang dikenal sebagai pelopor keperawatan modern itu.

ADAM SUMARTO,
Purwakarta

TAMPAK seorang perawat Siloam Hospitals Purwakarta mengenakan kostum perawat Abad ke-19. Kostum yang dikenakannya itu mirip seragam pelayan dengan topi putih berkumpul dan gaun panjang cetak dengan celemek putih. Tangan kanannya memegang setangkai bunga mawar, sementara tangan kirinya memegang lampu hias berbentuk lentera.

Perawat tersebut tengah memerankan sosok seorang Florence Nightingale yang kerap dijuluki The Lady With The Lamp atau Bidadari Berlampu. Dengan senyum ramah perawat tadi mengunjungi setiap kamar pasien, menyapa dan berbincang sejenak seraya membagi-bagikan bunga mawar.

Saat menyapa pasien, dirinya tak sendiri, melainkan ditemani Direktur Siloam Hospitals Purwakarta dr Irwan Gandana MARS yang didampingi Division Head of Nursing Development & Clinical Operations Lidya Fitriana S.Kep, dan Head Division of Business Development Nita Hanjani Dewi.

“Kami selalu memperingati International Nurses Day setiap tahunnya. Ada pun tahun ini mengambil tema Nurses A Voice To Lead Health Is Human Right. Puncak acaranya adalah hari ini (kemarin, Red) dan digelar serentak di 33 Siloam Hospitals di seluruh Indonesia,” kata dr Irwan kepada koran ini, Selasa (15/5).

Memperingati International Nurses Day, sambungnya, penting dilakukan guna mengingatkan kembali cita-cita luhur perawat. “Kita mengingatkan kembali peran perawat yang semakin hari semakin penting. Memberikan layanan 1 x 24 jam terhadap pasien. Bahkan bila dirunut, sejak lahir hingga menjelang ajal seseorang pasti berhubungan dengan perawat,” katanya.

Perawat, kata dr Irwan, adalah ujung tombak pelayanan rumah sakit dan merupakan komponen terbesar suatu rumah sakit. “Perawat pula lah komponen rumah sakit yang paling lama bersentuhan dengan pasien. Minimal satu perawat berhubungan dengan pasien selama 8 jam per hari,” ujarnya.

Disinggung terkait kesejahteraan perawat, dr Irwan menyebutkan, sejak diberlakukannya Undang Undang khusus yang mengatur masalah keperawatan, sejak itu pula kesejahteraan perawat terus meningkat. “Ada kewajiban rumah sakit untuk membentuk komite keperawatan. Dan Siloam Hospitals sudah melaksanakannya,” kata dr Irwan.

Khusus perawat pula, kata dia, Siloam Hospitals menjamin jenjang karir, baik perawat klinis, edukator, dan eksekutif. “Siloam Hospitals juga banyak melakukan pelatihan-pelatihan guna meningkatkan kompetensi perawat. Pasalnya, tuntutan profesionalisme seorang perawat semakin tinggi,” katanya.

Terkait kesejahteraan, tambahnya, baik gaji, tunjangan, plus tambahan gizi untuk jaga malam selalu ditepati. “Perawat di Siloam juga melakukan medical check up secara periodik. Termasuk didaftarkan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, serta bagi perawat permanen disediakan dana pensiun,” ujarnya.

Sementara itu Lidya Fitriana mengatakan, perawat memiliki tugas mulia melayani pasien yang telah mempercayakan kondisi kesehatannya di Siloam. “Saya bangga dengan teman teman perawat, semuanya berkinerja luar biasa. Pun halnya dengan hatinya, luar bisa. Ingat pula menjadi seorang perawat adalah anugerah,” kata Lidya.

Ada pun rangkaian kegiatan Siloam Hospitals Purwakarta dalam memperingati International Nurses Day di antaranya kegiatan yang bersifat meningkatkan pengetahuan Bantuan Hidup Dasar atau Basic Life Support seperti lomba cerdas cermat, lomba peningkatan mutu layanan, hingga pendokumentasian asuhan keperawatan. Sementara lomba yang bersifat mengasah talenta dan kreativitas di antaranya stand up comedy, karaoke, dance, dan Nurse Idol.(*/add)