Beranda HEADLINE Setiap Bulan KPAD Terima Lima Laporan

Setiap Bulan KPAD Terima Lima Laporan

45
0
YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES PERLINDUNGAN ANAK: Ketua KPAD Subang, Juju Juariah (keempat kiri) didampingi Komisioner KPAD Jaka Arizona di sela-sela kegiatan sosialisasi.

SUBANG-Tingginya angka kekerasan terhadap anak masih menjadi PR Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Subang. Sedikitnya 5 laporan masuk ke lembaga yang dipimpin Juju Juariah tersebut. Kasus pencabulan masih mendominasi laporan ke KPAD Subang.

Komisioner Bidang Sosialisasi KPAD Subang, Jaka Arizona mengatakan, kasus kekerasan terhadap anak disebabkan banyak faktor, diantaranya faktor ekonomi, lingkungan hingga teknologi. Dalam faktor ekonomi, Jaka mencontohkan, seorang anak yang orangtuanya sibuk mencari nafkah selalu rawan menjadi korban kekerasan. Tak hanya itu, menurut Jaka, maraknya kasus pembuangan bayi banyak disebabkan faktor ekonomi.
“Kejadian (pembuangan bayi) kemarin di sungai Cipangling Sukamelang bisa dimungkinkan karena ketidaksiapan orang tuanya,” jelas Jaka.
“Juga bisa karena pernikahan usia dini, sehingga orang tua si bayi merasa tidak siap dan akhirnya mengambil jalan pintas dengan cara membuang bayinya,” lanjutnya.

Di kesempatan tersebut, Jaka mengimbau para orang tua agar menjaga anaknya. Termasuk dalam penggunaan teknologi.
“Jaman sekarang sangat maju pesat, seperti media sosial secara tidak langsung bisa menjadi penyebabnya,” tandasnya.

Sebelumnya Kasubnit PPA Polres Subang, Bripka Nenden mengatakan, kasus kekerasan terhadap anak masih tinggi. Tak hanya melibatkan pihak luar, kasus kekerasan terhadap anak kerap kali melibatkan keluarga atau kerabat korban.
“Kebanyakan karena perkenalan di media sosial,” pugnkasnya.(ygo/din)