Beranda PURWAKARTA Serukan Larangan Tangkap Ikan Balidra

Serukan Larangan Tangkap Ikan Balidra

63
0
ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES MANCING BERSAMA: Para anggota Komunitas Mancing Jatiluhur Purwakarta (KMJP) di sela-sela kegiatan memancing di Waduk Jatiluhur, beberapa waktu lalu.

PURWAKARTA-Komunitas Mancing Jatiluhur Purwakarta (KMJP) gencar mengampanyekan gerakan “Jangan Tangkap Ikan Balidra” di perairan Jatiluhur. Gerakan tersebut disuarakan KMJP demi kelestarian ikan yang menjadi maskot Kabupaten Purwakarta tersebut.

Uniknya, KMJP memiliki cara jitu untuk mengampanyekan gerakan Jangan Tangkap Ikan Balidra tersebut, yakni dengan menggelar sosialisasi sekaligus mancing bersama di wilayah perairan Jatiluhur, belum lama ini.

Penasihat KMJP, Drs H Endang Koswara MSi membewarakan (mengumumkan, red) kepada seluruh pencinta mancing untuk tidak menangkap Ikan Balidra. “Biarkan Ikan Balidra menjadi ikan khas yang dapat berkembang biak di perairan Jatiluhur. Sehingga dapat dikenang dan dikenal ke mancanegara,” ujarnya

Pria yang akrab disapa Eko ini juga meminta kepada seluruh peserta untuk melepaskan kembali ikan tangkapan yang masih bisa tumbuh lebih besar. “Ikan kecil masih bisa tumbuh maksimal dan itu merupakan salah satu sumbangsih para pemancing untuk senantiasa tetap menjaga lingkungan perairan Jatiluhur,” kata Eko.

Sementara itu, Ketua KMJP Dedi Muthoa menyebutkan, sosialisasi sekaligus mancing bareng tersebut diikuti kurang lebih 100 orang pemancing dari Purwakarta. “Para peserta merupakan anggota komunitas dari berbagai pemancingan. Ada pun pemenang mancing terberat dimenangkan Nasir dari Ciwareng,” ujarnya.

Dijelaskan Dedi, KMJP berkomitmen untuk menjaga kelestarian ikan di perairan Jatiluhur, khususnya Ikan Balidra. “Kami juga memiliki moto Mopok Nazonk artinya Moal Kapok Sanajan di-Zonk,” ucapnya.

Dedi menambahkan, Ikan Balidra merupakan ikan primadona sebagai target mancing di Waduk Jatiluhur, bahkan Kabupaten Purwakarta menjadikannya sebagai maskot. “Hingga pertengahan 90an Ikan Balidra masih mudah didapatkan di aliran Sungai Citarum dan Anak Sungai Citarum. Jika dibiarkan mungkin beberapa tahun ke depan Ikan Balidra tinggal namanya saja,” kata dia.(add/din)