Beranda KARAWANG Serius Godok Raperda Perlindungan Guru

Serius Godok Raperda Perlindungan Guru

15
0
Endang Sodikin

KARAWANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang tengah menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) perlindungan guru dalam menjalankan tugasnya. Hal itu untuk memberikan perlindungan hukum, perlindungan profesi, perlindungan kesehatan dan keselamatan kerja, serta perlindungan hak atas kekayaan intelektual guru.

Ketua Pansus Raperda Perlindungan Guru, Endang Sodikin mengatakan, raperda tersebut merupakan bagian dari instrumen hukum yang bertujuan untuk memberikan perlindungan yang tegas terhadap guru, walaupun sudah ada Undang – undang dan Peraturan Pemerintah yang mengatur tapi masih dirasa belum secara transparan.

“Raperda Ini juga diharapkan menjadi dorongan kapada Pemerintahan Kabupaten Karawang, bahwa mereka juga mempunyai kewajiban melindungi guru karena ada regulasi yang tertuang didalam Perda ini nantinya. Adanya kenyamanan dan ketenangan dalam bertugas juga merupakan kesejahteraan untuk guru itu sendiri. Jika guru tidak nyaman dan tidak tenang dalam menjalankan tugasnya maka kinerjanya pun tidak akan maksimal,” ujarnya.

Dikatakan, dengan adanya perlindungan guru ini, guru bisa memberikan kinerja yang maksimal terhadap anak didiknya. Sepanjang guru menjalankan tugasnya dengan benar, dan sesuai prosedur maka harus dilindungi. Raperda tersebut juga akan dituangkan untuk mendorong Pemkab mengevaluasi sistem pembayaran gaji guru tidak tetap, karena selama ini guru hanya dibayar melalui dana BOS dan melalui dana PMMS yang besarannya pun hanya sekitar Rp. 500 – Rp.700 ribu selama para guru ini mengajar sebulan.

“Kita ingin para guru tidak tetap ini mendapat upah layak, maka kita minta Pemkab Karawang melakukan evaluasi sistem pembayaran honornya,” katanya.

Ditambahkannya, guru merupakan profesi yang mulia sehingga perlindungan yang dimaksud dalam Raperda adalah perlindungan atas tugas dan fungsi guru sesuai dengan aturan. Karena guru merupakan unsur paling penting dalam dunia pendidikan. Guru merupakan komponen strategis pendidikan dalam proses aktualisasi dan optimalisasi kemanusiaan manusia peserta didik. Dan gurulah yang akan mengubah wajah dan nasib bangsa ini di masa depan.

Belakangan ini, kehormatan profesi guru terus diuji. Saat ini, perlindungan terhadap profesi guru sangat lemah. Banyaknya guru bahkan kepala sekolah yang terseret ke ranah pidana karena ada orangtua yang tak terima anaknya dihukum meskipun itu dalam rangka menegakkan disiplin dan wibawa sekolah dan ini adalah buktinya.

“Atas dasar itulah, kami berinisiatif menerbitkan Perda yang bisa melindungi guru dari tindakan kriminalisasi orang tua siswa maupun pihak ke tiga,” katanya.

Dikatakan juga, Perda ini diharapkan bisa memposisikan guru sebagai seorang pendidik. Perda juga akan mengatur bagaimana perilaku guru, bagaimana perilaku murid, dan kalau perlu batasan orang tua juga harus diperhatikan supaya terjadi interaksi yang baik. (use/tra)