Beranda Advertorial Ruwatan Bumi Desa Jati, Perkuat Persatuan dan Kesatuan Warga

Ruwatan Bumi Desa Jati, Perkuat Persatuan dan Kesatuan Warga

66
0
Kabid Kebudayaan Disdikbud Subang Didin Mahfudin secara simbolis menyerahkan Gunungan Wayang kepada Kepala Desa Jati Ujang Wahyudin, pada kegiatan Ruwatan Bumi, Selasa (10/10).

CIPUNAGARA– Tradisi Ruwatan Bumi di Desa Jati Kecamatan Cipunagara, menggelar berbagai kegiatan seni dari mulai Seni Sisingaan, Wayang Kulit, Jaipongan dan Gembyung.

Kegiatan Ruwatan Bumi itu dilaksanakan untuk menyambut musim tanam rendeng dan sambut turun hujan. Dengan Ruwatam Bumi itu juga memohon kesuburan tanaman dan hasil yang berlimpah.

Ketua Panitia Ruwatan Bumi Karyati, mengucapkan terimakasih atas dukungan masyarakat Desa Jati yang telah turut serta memeriahkan Ruwatan Bumi, dengan memasang buah-buahan dan sayuran hasil bumi yang dibuat hampir disetiap rumah warga. Hal itu, menunjukkan kebersamaan dan rasa persatuan kesatuan masyarakat dalam memeriahkan tradisi ruwatan bumi.

“Kami juga mengucapkan terimakasih atas dukungan dan kunjungan Kabid Kebudayaan Disdikbud Subang,”ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Jati Ujang Wahyudin menuturkan, ruwatan bumi dalam rangka menyambut musim tanam dan hujan, untuk keberkahan masyarakat.

Melalui Ruwatan inipun, diharapkan bisa memupuk rasa kebersamaan dan gotong royong masyarakat serta membangun karakter masyarakat yang mencintai budaya lokal.

“Ini adalah tradisi yang sudah turun temurun, namun kita juga tidak lupa untuk berdoa dan memohon hasil pertanian atau hasil bumi yang melimpah ,” tuturnya.

Kabid Kebudayaan Disdikbud Subang Didin Mahfudin, menuturkan budaya ruwatan bumi diartikan harus mampu membersihkan diri bisa merawat diri dan alam lingkungan sekitar. Mudah-mudahan dengan ruwatan bumi ini menambah rasa sukur ataa berkah dan kenikmatan alam.

“Kita selalu mendukung masyarakat desa, yang ingin menggelar kesenian Wayang Kulit ataupun Wayang Golek, sebagai bentuk pelestarian budaya bangsa,” pungkasnya.(dan/ded)