Beranda KARAWANG Rp 13 Miliar untuk Bantuan Anak Yatim

Rp 13 Miliar untuk Bantuan Anak Yatim

95
0
AEF SAEPULLOH/PASUNDAN EKSPRES BANTU YATIM: Para ketua Yayasan Yatim Piatu mengikuti rapat di kantor Pemkab Karawang. Rapat diantaranya membahas penyaluran bantuan bagi anak yatim.

KARAWANG-Mulai tahun 2018, Pemkab Karawang akan menyalurkan bantuan untuk anak yatim secara langsung melalui kantor pos. Selain itu, Pemkab Karawang juga akan menaikan anggaran untuk anak yatim hingga dua kali lipat dari tahun ini.

Wakil Bupati Karawang, Ahmad Zamakhsyari mengatakan, bantuan untuk anak yatim tahun ini mencapai Rp 13 miliar. Skema penyalurannya terbagi dua, yaitu melalui yayasan yatim piatu dan penyaluran secara langsung lewat kantor pos.

Namun untuk tahun depan, kata Jimmy, sapaan Ahmad Zamakhsyari, skema tersebut akan dirubah. Sehingga penyaluran dana bantuan untuk yatim bisa tepat sasaran, sehingga dapat langsung dirasakan oleh para anak yatim yang tersebar di 309 desa dan kelurahan di Kabupaten Karawang.
“Kita sudah kumpulkan 47 yayasan yang menyalurkan dana yatim, dan saya sampaikan mulai tahun depan pemerintah daerah tetap menyalurkan bantuan tersebut, tapi hanya untuk mereka (yatim, Red) yang mondok saja,” kata Jimmy, kemarin (10/9).

“Kalau mereka yang tidak mondok, biar langsung pemerintah daerah yang berikan lewat Bantuan Langsung Tunai (BLT) ke rekening yang sudah ditunjuk kantor pos nanti,” tambahnya usai melakukan rapat bersama pengurus 47 yayasan yatim piatu di Karawang.
Disampaikan Jimmy, anggaran tahun ini yang disalurkan melalui yayasan sebesar Rp 5 miliar lebih. Sementara dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) Rp 7 miliar lebih.
“Tahun ini BLT disalurkan untuk 10 anak yatim per desanya, dengan besaran Rp 250 ribu per bulan. Tahun depan Insyaallah sampai dikisaran 30 anak yatim per desa, dananya tidak kurang dari Rp 20 miliar minimalnya, karena pasti naik anggarannya,” katanya.

Bantuan bagi anak yatim merupakan janji pasangan Cellica dan Jimmy pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Karawang tahun 2015 silam, dan telah menjadi program dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dengan target mampu menyisir anak yatim di 30 kecamatan se-Kabupaten Karawang.
“Ini keberpihakan bupati dan wakil bupati menjalankan ajaran Nabi Muhammad SAW. Mudah-mudahan bantuan tersebut dapat membantu mereka, untuk memenuhi kebutuhan pendidikan dan sehari-harinya,” katanya.(aef/din)