Beranda EDUKASIA Ribuan Anak Diimunisasi Campak dan Rubella

Ribuan Anak Diimunisasi Campak dan Rubella

108
0
YUSLIPAR/PASUNDAN EKSPRES ANTISIPASI: Pelaksanaan imunisasi Campak dan Rubella di salah satu SD di Kecamatan Purwakarta. Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta menyasar ribuan pelajar SD dan SMP di wilayah setempat.

Sasar Pelajar SD dan SMP

PURWAKARTA – Sejak kemarin, hingga akhir September 2017 mendatang. Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta gelar imunisasi campak dan rubella, bagi ribuan pelajar SD dan SMP di wilayah setempat.
“Diawali dengan pelaksanaan Imunisasi campak dan rubella di sekolah yang berada di wilayah Kecamatan Purwakarta Kota dan Jatiluhur,” terang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta, dr.Hj. Anne Hediana J, MM kepada sejumlah awak media, kemarin (1/8).

Menurut Kadis, untuk Kabupaten Purwakarta diperkirakan ada sekitar 261.796 anak yang menjadi sasaran imunisasi dengan usia 9 bulan hingga 15 tahun.
“Dari jumlah tersebut dibagi menjadi 3 sasaran usia, dua diantaranya sasaran usia 9 bulan sampai 7 tahun sebanyak 99.376 anak dan usia 7 tahun hingga 13 tahun sebanyak 103.933 anak serta usia 13 hingga 15 tahun sebanyak 58.487 anak,” ungkap dokter Anne.

Ia katakan berikutnya, kasus campak dan rubella di Purwakarta, sejauh ini masih dapat ditangani. Hingga kini, dinas belum mendapat laporan adanya kematian yang diakibatkan oleh campak dan rubella. “Meskipun ada beberapa kasus namun kondisinya tidak mengkhawatirkan,” tuturnya.

Kadis menegaskan, jika hingga akhir September 2017 terdapat anak yang belum mendapatkan kedua imunisasi tersebut, warga tidak perlu khawatir karena Puskesmas setempat telah mendata seluruh anak, baik yang sudah diimunisasi maupun yang belum.
“Bagi yang belum sempat diimunisasi nantinya akan diarahkan untuk mengikutinya sesuai dengan anjuran dari Puskesmas terdekat,” demikian Kadis.

Sekedar diketahui, Rubella atau campak Jerman adalah infeksi virus yang ditandai dengan ruam merah pada kulit. Rubella umumnya menyerang anak-anak dan remaja. Di Indonesia sendiri, Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) melaporkan bahwa terdapat lebih dari 400 kasus rubella yang tercatat pada tahun 2011.

Penyakit ini disebabkan oleh virus rubella dan dapat menyebar dengan sangat mudah. Penularan utamanya dapat melalui butiran liur di udara yang dikeluarkan penderita melalui batuk atau bersin. Berbagi makanan dan minuman dalam piring atau gelas yang sama dengan penderita juga dapat menularkan rubella. Sama halnya juga jika menyentuh mata, hidung, atau mulut setelah memegang benda yang terkontaminasi virus rubella. (yus/epl)