Beranda SUBANG Ratusan Warga Tes Iva di Kantor Kejaksaan

Ratusan Warga Tes Iva di Kantor Kejaksaan

19
0
YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES DETEKSI KANKER: Suasana proses tes Iva di kantor Kejaksaan Negeri Subang, kemarin (11/10). Selain melibatkan pegawai dan para istri pegawai kejaksaan, tes Iva juga diikuti ratusan warga sekitar.

SUBANG-Sedikitnya seratus orang lebih mengikuti tes Iva di kantor Kejaksaan Negeri Subang, kemarin (11/10). Iva merupakan pemeriksaan skrining kanker serviks dengan cara inspeksi visual pada serviks dengan pemberian asam asetat.
Seperti diketahui, kanker leher rahim atau serviks merupakan kanker terbanyak yang diderita oleh perempuan di Indonesia.

Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Subang, Trisuyatmi AMd SH mengatakan, warga yang mengikuti tes Iva tak dipungut biaya sepeser pun alias gratis. Tes Iva kali ini merupakan kerjasama pihaknya bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Subang serta DP2KBP3A.
“Alhandulillah, kegiatan berjalan lancar dan antusias warga sangat tinggi di luar ekspetasi,” ujarnya kepada Jabar Ekspres, kemarin (11/10).

Masih menurut Trisuyatmi, tes Iva merupakan program pemerintahan Presiden Joko Widodo. Tak heran jika tes Iva digelar secara serentak. Hal tersebut berdasarkan insntruksi langsung dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Sebagai deteksi dini terhadap kanker, tes Iva diharapkan membuat wanita Indonesia bebas dari kanker serviks.

Tak hanya pemeriksaan, kata Trisuyatmi, tes Iva diharapkan membuat masyarakat Subang lebih mengerti terhadap bahaya kanker serviks.
“Kankers serviks itu mematikan. Salah satu artis Indonesia juga ada yang meninggal karena kanker serviks. Alhamdulillah kegiatan ini lumayan mendapat perhatian masyarakat Subang untuk tergerak menjalani tes Iva,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr Dwinan Marchiawati Mars menjelaskan, kanker serviks merupakan salah satu penyakit berbahaya yang bisa menyebabkan kematian yang sangat fatal. Maka dari itu untuk deteksi dini kanker serviks, lebih baik dilakukan pemeriksaan.
“Namun saat ini belum ada yang meninggal karena kanker serviks di Kabupaten Subang,” tuturnya.

Hal yang sama diungkapkan Sekretaris DP2KBP3A Subang, dr Syamsu Riza. Untuk kelancaran acara, pihaknya menyiapkan peralatan untuk pemeriksaan kanker serviks, seperti stikulum, sterebisator, goodybag dan lainnya.

Selain di kantor Kejaksaan, kata Syamsu, pihaknya akan menggelar kegiatan yang sama di katnor BPN (Badan Pertanahan Nasional) dan Kemenag Subang.
“Kita hanya mendukung peralatan saja. Ssudah ada 2 waiting list setelah di Kejari ini,” pungkasnya.(ygo/din)