Beranda BANDUNG Ratusan ASN Ditugaskan di Perbatasan

Ratusan ASN Ditugaskan di Perbatasan

130
0
Ilustrasi

Membangun Daerah Terluar, Terdepan dan Tertinggal

NGAMPRAH – Sebanyak 117 Aparatur Sipil Negara (ASN) hasil rekrutmen Pemerintah Pusat yang dilakukan secara online akan ditugaskan di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Mereka akan ditempatkan di daerah terluar atau berbatasan langsung dengan kabupaten lain

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KBB, Asep Hikayat mengatakan mereka akan ditempatkan di daerah selatan KBB seperti Kecamatan Rongga, Gununghalu, dan Cipongkor yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Cianjur. Mereka terdiri dari guru garis depan sebanyak 39 orang, bidan 59, dan tenaga penyuluh pertanian sebanyak 19 orang, sedangkan 39 guru itu berasal dari program Sarjana Membangun Daerah Terluar, Terdepan, dan Tertinggal (SM3T) dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
“Penempatan para guru SM3T itu langsung oleh Kemendikbud RI bukan oleh Pemkab Bandung Barat,” kata Asep saat ditemui di Ngamprah beberapa waktu lalu.

Sesuai tujuannya, lanjut dia, mereka akan membantu daerah 3T (terluar, terdepan, dan tertinggal) dalam mengatasi permasalahan pendidikan terutama kekurangan tenaga pendidik. Mereka yang ditempatkan di KBB berasal dari Sulawesi Utara, Jawa Timur, Jawa Tengah, sedangkan dari Jawa Baratnya dari Cirebon dan Ciamis.

“Kemendikbud menampatkan guru SM3T langsung ke sekolah-sekolah yang berada di daerah terpencil,” ujarnya.

Asep menegaskan, guru SM3T tidak boleh minta pindah ke daerah lain. Setiap tiga bulan sekali dipantau dan harus memberikan laporan kepada Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

“KBB merupakan satu-satunya kabupaten/kota di Jawa Barat yang mendapat program guru SM3T. Artinya daerah lain yang ada dijabar tidak mendapat program ini,” jelasnya.

Lebih lanjut Asep menjelaskan, sesuai Surat Keputusan (SK) pengangakatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) terhitung 1 Agustus 2017 harusnya sudah mulai bertugas di KBB. Namun sampai sekarang, mereka belum ada satupun yang datang ke KBB.

“Komunikasi yang dilakukan baru sebatas lewat whatsapp messenger saja, sampai sekarang belum bertemu langsung. Rencananya, hari ini akan kami panggil untuk diberikan pembekalan mengenai lokasi atau tempatnya bertugas,” pungkasnya.

Seperti diketahui, KBB kekurangan tenaga PNS yang bekerja dilingkungan Pemkab Bandung Barat. Berdasarkan data BPKSDM, PNS yang bekerja di lingkungan Pemkab Bandung Barat, ada sebanyak 1.168 PNS. Sementara jika ditotal, PNS di Kabupaten Bandung Barat mencapai 10.600 PNS.(sep/ded)