Beranda PURWAKARTA Rafli, Kembali Raih Medali

Rafli, Kembali Raih Medali

60
0
ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES BANGGA: Rafli saat menerima piala yang diserahkan langsung oleh Ketua Umum Muay Thai Profesional Indonesia Frans Mohede.

Sabet Emas di Ajang Ksatria Fight Muay Thai Series

PURWAKARTA-Atlet muda Muay Thai kebanggan Kabupaten Purwakarta Rafli Shakur (12), kembali menorehkan prestasi luar biasa. Rafli yang kini tercatat sebagai siswa kelas 7 SMPN 3 Purwakarta ini, baru saja meraih medali emas pada Kejuaraan Ksatria Fight Muay Thai Series yang digelar di Lavons Hall Swan City Tangerang pada 3 Desember 2017 lalu.

Pada kejuaraan yang digelar Muay Thai Profesional Indonesia dan diikuti puluhan petarung dari berbagai wilayah di Indonesa itu, Rafli tercatat sebagai salah satu atlet termuda. Dirinya turun di kelas kadet 47 kilogram dan mendapat lawan atlet tuan rumah, Nixon.

Meski berpredikat sebagai atlet termuda, namun Rafli yang sudah berpengalaman mengikuti berbagai kejuaraan baik tingkat daerah, nasional, mau pun internasional ini, bisa mengatasi lawannya dengan Technical Knock Out (TKO) pada ronde pertama. Rafli hanya membutuhkan dua menit saja untuk memaksa lawannya mencium kanvas.

“Alhamdulillah bisa membawa pulang medali emas di seri pertama ini. Tapi saya masih harus terus berlatih dan berlatih lagi untuk persiapan menghadapi babak Grand Final yang digelar Maret 2018 mendatang,” kata Rafli saat ditemui di Camp Phenom Muay Thai Purwakarta, Jalan Taman Pahlawan No. 140, Kelurahan Purwamekar, Purwakarta, Rabu (6/12).

Pernyataan Rafli tersebut diamini pelatih yang juga ayahandanya Zia Haque. Dijelaskannya, untuk menghadapi seri pertama Ksatria Fight Muay Thai Series tersebut sudah dilakukan persiapan sejak 7 bulan. Pasalnya, ada dua kejuaraan yang diikuti Rafli dengan rentang waktu yang cukup berdekatan.

“Sebelum berlaga di Ksatria Fight Muay Thai Series ini, Rafli terlebih dahulu mengikuti kejuaraan di Bekasi dan berhasil menggondol medali perunggu. Saat itu lawan Rafli berusia 18 tahun dan lebih berpengalaman, tapi Rafli mampu meraih medali,” kata Zia.

Zia mengakui, motivasi Rafli pada kejuaraan tersebut cukup tinggi dan tampak lebih semangat. “Rafli memiliki impian dapat berlatih langsung ke Thailand yang merupakan negara asal beladiri Muay Thai. Bila Rafli keluar sebagai juara saat grand final nanti, maka impiannya itu bisa terwujud,” ujarnya.

Betapa tidak, sambung Zia, Ksatria Fight Muay Thai Series menjanjikan hadiah berupa trip ke Thailand dan belajar langsung dengan para Kru (Master) Muay Thai di Thailand. “Mudah-mudahan impian Rafli bisa terwujud,” kata dia.

Sementara itu, manager Rafli yang juga ibundanya, Aisyah mengatakan, medali yang diraih Rafli pada Ksatria Fight Muay Thai Series adalah medali ke-7. “Pada kejuaraan tersebut Rafli juga berhak atas piala Best Wai Khru atau tarian penghormatan khas Muay Thai yang dilakukan sebelum pertandingan,” kata Aisyah.

Secara khusus Aisyah juga berterimakasih kepada pihak SMPN 3 Purwakarta yang selalu memberikan dukungan terhadap Rafli. “Sejak awal masuk SMPN 3 Purwakarta Rafli melalui jalur prestasi. Medali ini dipersembahkan bagi pihak sekolah, dan mudah-mudahan ke depan Rafli bisa terus berprestasi,” ucapnya.(opl/add)