JUARA. Setelah meraih La Decima di Monte Carlo pada pekan lalu, Rafael Nadal kembali menyabet gelar ke-10 di Barcelona Open. AFP

Petenis Spanyol, Rafael Nadal, sukses meraih La Decima di turnamen Barcelona Open. Gelar ke-10 itu diraih usai pada partai final menundukkan petenis Austria, Dominic Thiem, dengan skor 6-4 dan 6-1, Minggu (30/4) malam.

Gelar ini menyempurnakan keperkasaan Nadal di lapangan tanah liat pada tahun ini. Sebelumnya pada pekan lalu, dia juga sukses meraih gelar ke-10 di ajang Monte Carlo Masters.

Nadal meraih gelar tanpa kehilangan satu set pun di Real Tennis Club, Barcelona, dan membutuhkan waktu 90 menit untuk menuntaskan perlawanan Thiem.

Thiem sendiri sempat mengalahkan pengoleksi 14 titel Grand Slam di lapangan tanah liat itu saat bersua di Argentina Terbuka pada tahun lalu. Dia melaju ke final usai mengalahkan petenis nomor satu dunia, Andy Murray, untuk pertama kalinya sepanjang kariernya pada Sabtu (29/4).

Namun, Thiem masih sulit untuk menandingi keperkasaan Nadal di lapangan tanah liat. Bertanding dalam cuaca mendung dan suhu dingin di Barcelona, Thiem mendapat breakpoint pertama, tapi Nadal akhirnya mampu merebut set pertama dengan mematahkan perlawanan sang rival pada game ke-10.

Pada set kedua, Nadal tak memberikan kesempatan Thiem untuk bangkit. Nadal dua kali berturut-turut mematahkan servis petenis berusia 23 tahun itu sebelum membungkus kemenangannya ke-51 di lapangan tanah liat dengan skor 6-1 pada set kedua.

“Saya sangat senang dengan meraih titel ke-10  dalam dua turnamen yang sama istimewanya seperti Monte Carlo dan Barcelona, terutama di sini karena ini adalah klub saya, dan mendapat dukungan luar biasa dari fans,” ucap Nadal kepada jaringan TVE Spanyol.

“Ini adalah cara memulai seri lapangan tanah liat yang saya impikan,” sambung petenis berusia 30 tahun tersebut.
Thiem pun tak sungkan memberikan kredit kepada sang lawan yang sudah meraih kemenangan dalam 71 turnamen sepanjang kariernya. “Pertama-tama, selamat kepada Rafa, 10 gelar di sini dan di Monte Carlo, itu tidak bisa dipercaya,” puji Thiem.

“Saya benar-benar menikmati minggu ini di Barcelona. Ada hal-hal buruk daripada kalah melawan petenis terhebat di tanah liat, saya menikmatinya meski saya kalah dan saya sangat berharap bisa kembali pada tahun-tahun depan,” pungkasnya. (ira/jpg/ded)