Beranda SOSOK Karena Punya Rasa Memiliki

Karena Punya Rasa Memiliki

239
0

Kombes Dedi Bakal Boyong Legenda Bulutangkis Nasional

SUBANG-Perjalanan panjang Kombes Pol (P) Dedi Junaedi selama bertugas di kepolisian membuatnya akrab dengan persoalan hukum. Di lingkungan Polda Jabar, Kombes Dedi menjadi pejabat utama Kabid Hukum. Ia dipercaya memberikan telaah hukum untuk Kapolda sebelum mengambil keputusan.
Lalu karena dipercaya karena kemampuannya, Kombes Dedi pada Mei 2016 lalu ditunjuk menjadi Advokat Utama Divkum Polri. Tanpa diduga, usai pensiun, putra asli Sukamandi, Subang itu disarankan untuk pulang kampung memperbaiki Subang. Persoalan hukum yang menjerat bupati Subang menjadi salahsatu pendorongnya.
“Karena saya memiliki sense of belonging, punya rasa memiliki Subang. Dan kawan-kawan juga mendorong, saya diminta untuk memperbaiki Subang. Jika memang dibutuhkan masyarakat saya siap mewakafkan diri untuk memajukan Subang,” tutur Kombes Dedi, usai membuka acara teknical meeting badminton cup, Minggu (19/2).
Ia mengaku banyak mengetahui persoalan hukum di Subang. Sebab tugasnya sebagai Kabid Hukum di lingkungan Polda Jabar salahsatunya menelaah persoalan hukum di kabupaten/kota se-Jawa Barat, terutama menyangkut persoalan hukum kepala daerah. Kemudian memberikan masukan kepada Kapolda.
Menurutnya, persoalan hukum seringkali membelit aparatur pemerintah karena banyak yang belum memahami aturan-aturan yang dibuat pemerintah pusat. Antara aturan di daerah dengan pusat bertolak belakang.
“Mereka tidak paham aturan hukum yang saat ini dihembuskan oleh pemerintah pusat. Pejabat harus bersih, bebas narkoba, mengayomi dan mensejahterakan masyarakat. Karena tidak paham aturan, akhirnya tersesat. Seorang kepala daerah harus memberikan bimbingan, bagaimana reward, bagaimana funishment,” paparnya.
Kombes Dedi menambahkan, pengalamannya dalam persoalan hukum akan dimanfaatkan untuk kemajuan Subang. Sehingga terwujud good government dan open government. Sebab kata dia, filosofi terbentuknya pemerintahan yang baik intinya kesejahteraan masyarakat. “Jika anggaran terserap, terbuka untuk semua orang, berarti masyarakat merasakan anggaran tersebut. Masyarakat sejahtera,” tandasnya.
Tak hanya punya pengalaman dalam hal hukum, ia pun pernah menjadi wakil Polri di Fraksi TNI/Polri DPR RI tahun 2001-2004 ketika masa pemerintahan Gus Dur dan Megawati. Memiliki jaringan luas di antara institusi penegak hukum maupun pemerintah pusat. “Saya pernah diamanahi menjadi panitia khusus (Pansus) UU Pemilu,” ujarnya.
Hari ini Kombes Dedi dijadwalkan membuka Turnamen Badminton di Gor Gotong Royong Subang. Rencananya, akan dibuka oleh Ketua DPD PDIP Jabar TB Hasanudin. Juga akan dihadiri tiga legenda atlet bulutangkis nasional yaitu Iie Sumirat, Ade Chandra dan Johan Wahyudi.
“Atlet bulutangkis Indonesia sangat disegani oleh negara lain di dunia. Kita harus menghidupkan kembali semangat olahraga nasional. Kami juga akan menampilkan pencak silat yang merupakan warisan kebudayaan Indonesia yang juga sudah mendunia,” tuturnya.
Walaupun belum digelar deklarasi terbuka pencalonan untuk Pilkada 2018, Kombes Pol Dedi sudah cukup dikenal di kalangan internal PDIP. Menjadi salahsatu figur alternatif yang akan mencalonkan diri di Pilkada Subang mendatang.(man)