Beranda PRO DESA Puluhan Anjal Terjaring Razia

Puluhan Anjal Terjaring Razia

68
0
ASEP IMAM MUTAQIN/PASUNDAN EKSPRES DAPAT PEMBINAAN: Sebanyak dua puluh enam anak jalanan diamankan pihak Satpol PP setelah terkena razia Operasi Simpatik Pradja Wibawa di sekitar gerbang tol Padalarang.

BANDUNG BARAT- Dinas Satuan Polisi Pamong Pradja (Satpol PP) Kabupaten Bandung Barat menjaring 26 anak jalanan dalam Operasi Simpatik Pradja Wibawa di sekitar gerbang tol Padalarang. Agar tak kembali ke jalanan, para anjal tersebut perlu diberikan pembinaan yang tepat.

Kepala Dinas Satpol PP KBB Rini Sartika menuturkan, operasi tersebut dilaksanakan sebagai upaya dalam menjaga ketertiban dan ketentraman lingkungan. Apalagi, di Bandung Barat bakal digelar Pilkada Serentak 2018. Pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 maupun bulan Ramadhan juga semakin dekat.

“Kami ingin menghindari adanya para pemalak yang dapat meresahkan masyarakat. Ketika para anjal ini kami amankan, mereka kedapatan sedang ngelem atau ngamen di jalanan tengah malam,” kata Rini di kantornya, Ngamprah, Selasa (24/4).

Menurut dia, para anjal tersebut ditangkap saat berkeliaran pada Senin (23/4) malam hingga Selasa dini hari. Hampir seluruh anjal berusia belasan tahun. Mereka berasal bukan hanya dari Bandung Barat, melainkan pula dari daerah tetangga seperti Cianjur, Purwakarta, dan Subang.

Dalam penanganan hasil operasi tersebut, menurut Rini, pihaknya melibatkan unsur kepolisian, Badan Narkotika Nasional, dan Dinas Sosial KBB. Selain itu, Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) juga dilibatkan, karena sebagian dari anjal merupakan anak di bawah umur, bahkan ada yang perempuan.

“Mereka langsung kami berikan pembinaan supaya tidak berada di jalanan lagi. Semalam itu kami juga melakukan pemeriksaan tes urinenya oleh BNN. Namun, tidak ada yang terdeteksi menggunakan narkoba, karena yang mereka gunakan ialah lem, spidol, dan bahkan korek api,” terangnya.

Sementara itu, Kasi Pelayanan Sosial Anak dan Lanjut Usia pada Dinas Sosial KBB Eddy Wardani mengatakan, pihaknya melakukan langkah penanganan dengan memberikan tindakan lanjutan bagi anjal yang berasal dari KBB. Untuk anjal yang berasal dari luar KBB, Dinsos KBB bakal berkoordinasi dengan Dinsos dari daerah yang bersangkutan.

“Kami akan mengundang mereka (para anjal) lagi untuk datang ke Dinsos, sehingga kami bisa mengarahkan mereka buat melakukan kegiatan yang positif, mau diam di panti atau mengikuti kegiatan lainnya. Kalau mereka serius, pasti mereka akan datang,” tukasnya. (sep/tra)