ISTIMEWA RESMI BERDIRI: Proses penandatanganan akta pendirian PT Mitra BUMDes Bersama Waponsa Maju Sejahtera yang berlangsung di aula BTN Kantor Cabang Purwakarta, kemarin (12/10).

PURWAKARTA-Korporatisasi pertanian di Kabupaten Purwakarta mulai terwujud dengan ditandatanganinya akta pendirian perusahaan PT Mitra BUMDes Bersama Waponsa Maju Sejahtera yang berlangsung di aula BTN Kantor Cabang Purwakarta, kemarin (12/10).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Divisi Corporate Strategy and Performance Management Division BTN Beki Kanuwa, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta Ir H Agus R Suherlan MM, Direktur PT Mitra BUMDEs Nusantara Abdullah Djawas, Kabid Pemberdayaan Ekonomi Desa Drs Asep Suparman MM, dan Kepala Cabang BTN Purwakarta Muchtar M Noor.

Terbentuknya PT Mitra BUMDes Bersama Waponsa Maju Sejahtera tersebut, bakal menjadi sentral kegiatan desa, baik yang bersifat pertanian mau pun di bidang ekonomi. Harapannya, keberadaan PT tersebut bisa dikelola dengan profesional dan memiliki tata kelola yang baik, sehingga dapat memberikan hasil maksimal dan berdampak bagi kesejahteraan para anggota khususnya, dan masyarakat desa umumnya.

Di samping itu, setelah resmi berdiri, PT Mitra BUMDes Bersama Waponsa Maju Sejahtera juga diharapkan bisa terus bergulir dan berkembang. Tak melulu terkait peroduktivitas padi, tapi juga bisa mengembangkan berbagai potensi yang menjadi unggulan suatu desa.

Sesuai namanya, Waponsa yang merupakan kependekan dari Wanayasa, Pondoksalam, dan Pasawahan ini, meliputi BUMDes dan kelompk tani yang ada di tiga kecamatan tersebut. Istimewanya, ketiga kecamatan tersebut menjadi bagian dari Kabupaten Purwakarta yang terpilih sebagai piloting atau pilot project bersama sembilan kabupaten lainnya se-Indonesia.

Keberadaan PT Mitra BUMDes Bersama Waponsa Maju Sejahtera ini harus dibarengi dengan peningkatan wawasan, kualitas, dan kemampuan anggotanya di lapangan sehingga bisa berjalan dengan baik.

Khusus untuk pertanian, saat ini Purwakarta memiliki potensi lahan seluas 17.792 hektare (Ha) dengan produktivitas 6,2 ton per hektare. Dengan produktivitas tersebut Purwakarta bisa surplus sekitar 25 persen. Diharapkan setelah adanya PT ini maka produktivitas bisa naik dari 6,2 ton menjadi 8 ton per hektare.

Dengan terbentuknya PT tersebut bisa dijadikan semacam motivasi dengan memenuhi empat hal utama. Keempatnya adalah kooperatif, partisipatif, emansipatif, dan suistainable. Para pengurus harus solid dan bekerja sama, jangan parsial atau hanya sebagian yang bekerja.

Harus diingat juga, dibentuknya PT Mitra BUMDes Bersama Waponsa Maju Sejahtera adalah sebagai mitra untuk membantu mengembangkan usaha yang sudah ada. Pembentukan PT ini juga bukanlah sebagai bantuan, melainkan menjadi peluang usaha dan membangkitkan jiwa entrepreneur para anggota dan masyarakat desa.

Akta pendirian perusahaan tersebut ditandatangani oleh PT Direktur PT Mitra BUMDEs Nusantara Abdullah Djawas, Direktur PT Mitra BUMDEs Bersama Waponsa Maju Sejahtera John Fritz Nainggolan, Komisaris PT Mitra BUMDEs Bersama Waponsa Maju Sejahtera Ade Sunarya, dan pengurus lainnya.

“Dengan ditandatanganinya akta pendirian perusahaan ini diharapkan seluruh pengurus bisa berkomitmen dalam mewujudkan visi misi perusahaan. Khususnya untuk meningkatkan produksi padi dari 6,2 ton per hektare menjadi 8 ton per hektare. Ayo kita kerja, kerja, dan kerja untuk mewujudkan apa yang menjadi komitmen kita bersama,” ujar John Fris Nainggolan.(adv/rls/add/din)