Beranda SUBANG Prioritaskan Penyelesaian Pembangunan Jalan

Prioritaskan Penyelesaian Pembangunan Jalan

80
0

LEGONKULON-Kepala Desa Legonkulon, Atik Junengsih memprioritaskan penyelesaian infrastruktur pada tahun anggaran 2018. Sebab, kata Atik, Desa Legonkulon memiliki ruas jalan yang cukup banyak dan panjang. Sehingga dirinya ingin sedikit demi sedikit menyelesaikan pembangunan jalan demi kenyamanan masyarakat.
“Targetnya tahun ini beresin infrastuktur dulu,” kata Atik pada Jabar Ekspres, kemarin (16/4).

Atik mengungkap, sebetulnya target penyelesaian bukan dalam arti segala infrastruktur di Desa Legonkulon sudah selesai. Namun, ia menginginkan di tahun ini pembangunan terfokus pada penyelesaian dan peningkatan kualitas infastruktur. Nantinya, di tahun yang akan datang ia akan mulai fokus pada pembinaan dan pemberdayaan masyarakat.
“Kalau bicara infrastruktur sebetulnya ga bakal beres ya, tapi ya sedikit-sedikit lah,” jelasnya dengan canda tawa.

Di tempat yang sama, Sekdes Legonkulon, Anisah menambahkan, ada beragam macam jenis perkerasan jalan yang nantinya dibangun. Mulai dari rigid beton, hotmix, lapen serta paving block. Anisah berujar bahwa dalam waktu dekat rigid beton akan mulai dilakukan pada ruas jalan di Desa Legonkulon sepanjang 150 meter dengan lebar 3 meter.

Ia melanjutkan, program rigid beton yang akan dilakukan di bulan April ini menggunakan anggaran Banprov.
“Sekarang sudah mulai melakukan pemasangan papan, tapi memang liat cuaca juga, karena kadang masih hujan,” ujar Anisah.
Tidak hanya pada jalan, program pembangunan jembatan juga masuk dalam rencana pembangunan tahun ini. Beberapa diantaranya ada jembatan pertanian serta jembatan ke pemukiman warga. Lalu, ada juga pembuatan jamban keluarga pada 23 KK yang masuk dalam perencanaan.

Namun, pembuatan jamban untuk 3KK nantinya ada yang bersumber dari Banprov. “Yang dianggarkan itu ada 20KK, tapi dari Banprov ada penambahan 3KK sehingga jika di total nanti ada 23KK,” jelasnya.

Anisah juga menjelaskan, pembuatan jamban untuk KK ini juga merupakan upaya antisipasi dan pencegahan stunting. Sebab, pada tahun 2017, pihaknya telah melakukan pembangunan dalam penyediaan sarana air bersih. Karena Desa Legonkulon sendiri merupakan salah satu dari 5 desa di Subang yang ikut dalam program penanganan stunting dari pemerintah pusat. (ygi/din)