Beranda PURWAKARTA Pj Bupati Terbitkan Surat Edaran

Pj Bupati Terbitkan Surat Edaran

58
0

Ramadan Berjalan Khidmat, Tertib

PURWAKARTA- Pejabat (Pj) Bupati Kabupaten Purwakarta Mohammad Taufiq Budi Santoso mengeluarkan Surat Edaran Nomor 300.1/32/Satpol PP, Rabu (14/5).

Surat edaran tersebut dibuat dalam rangka menjaga pelaksanaan ibadah puasa Ramadan di wilayah Purwakarta agar berjalan khidmat, tertib, dan aman dengan menjunjung sikap toleransi.

“Ada beberapa poin dalam surat edaran tersebut, terutama bagi mereka yang melaksanakan ibadah puasa agar senantiasa menundukkan hati, menjaga pendengarannya, ucapannya, dan penglihatannya dengan rendah hati dan berserah diri kepada Allah SWT,” kata Taufiq kepada koran ini, Kamis (17/5)

Taufiq mengatakan, dalam surat edaran tersebut dirinya juga meminta kepada masyarakat yang tidak berpuasa untuk menghargai dan menghormati umat muslim yang berpuasa.

“Bagi mereka yang tidak melaksanakan ibadah puasa Ramadan karena berbagai hal, hendaknya menjaga sikap dan perilaku serta tidak memperlihatkan kondisi sedang tidak melaksanakan puasa. Begitu pula bagi nonmuslim, agar dapat menciptakan dan memelihara suasana penuh toleransi dan saling menghargai yang sudah terjalin selama ini,” katanya.

Melalui surat edaran tersebut juga diberitahukan kepada para pelaku usaha rumah makan, restoran, dan pedagang kaki lima untuk tidak menjual makanan dan minuman pada siang hari kecuali menjelang waktu berbuka puasa. “Silahkan membuka usahanya selepas Salat Ashar,” ujarnya.

Selama Ramadan, Taufiq juga meminta tempat hiburan untuk menutupnya sementara waktu. Selain itu, tambah dia, satu hal yang perlu ditekankan, bagi penyelenggara pasar murah atau bazar dan pedagang kecil dilarang berjualan di jalan umum dan trotoar.

Di sisi lain, dirinya juga mengimbau, bagi siapa pun baik atas nama pribadi mau pun kelompok, organisasi sosial kemasyarakatan, ataupun organisasi sosial politik dilarang melakukan tindakan sweeping sendiri-sendiri apabila menemukan hal-hal yang dianggap mengurangi atau mengganggu pelaksanaan puasa.

“Jika memang ditemukan hal-hal yang dinilai telah mengganggu dan mengurangi nilai ibadah Ramadan, sebaiknya tidak melakukan tindakan sendiri. Tetapi melaporkannya kepada pihak berwenang,” katanya.

Diketahui, melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Purwakarta, surat edaran yang ditandatangani pada tanggal 14 Mei 2018 dan berlaku sejak 15 Mei-16 Juni 2018 telah di distribusikan ke setiap kantor kecamatan, sejumlah toko/warung, pemilik rumah makan, tempat hiburan di Purwakarta.(rls/add/ded)