Beranda KARAWANG Petani Kembali Telan Pil Pahit, Merugi Akibat Serangan Hama Wereng

Petani Kembali Telan Pil Pahit, Merugi Akibat Serangan Hama Wereng

25
0

KARAWANG-Para petani di wilayah utara Karawang kembali harus menelan pil pahit, pasalnya padi yang ditanamnya tersebut tidak bisa menghasilkan padi yang maksimal saat panen tiba.

Hal tersebut diduga akibat bulir padi banyak yang tidak berisi akibat serangan hama wereng coklat, sehingga panen kali ini para petani di wilayah utara karawang hanya bisa mendapatkan padi sekitar lima kuintal hingga dua ton saja dalam satu hektar sawah.

Seperti halnya dialami oleh para petani di Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Tempuran yang mengalami gagal panen akibat padi yang ditanamnya tidak berbuah akibat mati diserang hama. Kondisi tersebut berdampak pada pendapatan hasil panen padi para petani menurun.

Salah seorang petani di Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Tempuran, Darja mengaku dirinya biasa mendapatkan hasil panen sebanyak enam hingga tujuh ton, kali ini dirinya hanya bisa mendapatkan tiga belas kuintal saja dan paling tinggi dua ton.

“Gagal panen kali ini akibat banyaknya wereng, diduga karena imbas dari adanya percepatan tanam, sehingga hama tidak mati dengan tuntas,” ujarnya.

Sementara itu, Sekertaris Desa Dayeuhluruh, Eki Aladim mengaku prihatin, dan dirinya berharap Kepada Dinas terkait untuk lebih ekstra lagi dalam menangani permasalahan para petani dan tidak melulu sekedar melakukan pencitraan saja disaat kondisi padi sedang bagus, namun pada saat kondisi padi rusak dinas terkait seakan tidak mau tahu.

“Saya harap dinas terkait atau PPL harus lebih maksimal lagi dalam menangani permasalahan pertanian,” katanya. (use/tra)