Beranda HEADLINE Permudah Pencairan PKH, Siapkan 560 BRILink

Permudah Pencairan PKH, Siapkan 560 BRILink

65
0
DADAN RAMDAN / PASUNDAN EKSPRES SIMBOLIS: Wapimwil BRI Bandung Eko R Hartono secara simbolis menyerahkan kartu PKH kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) saat lonching PKH di Lapangan Kecamatan Binong, Rabu (30/8).

BINONG– Kementerian Sosial kembali melounching program penyaluran PKH di Kabupaten Subang, Rabu (30/8). Kegiatan yang dihadiri Bupati Subang Imas Aryumningsih, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Harry Hikmat, Wapimwil BRI Bandung Eko R Hartono, Kepala Divisi DSE Arif Suhirman, Pinca BRI Subang Dwi Hendrarto dan Pinca Pamanukan Bernadi kali ini dipusatkan di lapangan Kecamatan Binong.

Dalam sambutannya, Bupati Subang Imas Aryumningsih menyatakan, di Kabupaten Subang terdapat sekitar 51.000 ribu orang penerima PKH. Sebelumnya, pihaknya telah menyerahkan secara simbolis bantuan PKH kepada penerima manfaat di sejumlah kecamatan. Saat ini sedikitnya telah tersalurkan sekitar 97 persen dari jumlah sasaran.

Imas meminta para Pendamping PKH untuk bekerja dan mendampingi penerima PKH dengan tulus dan ikhlas. Sehingga program ini berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.
“Terima kasih kepada pendamping PKH yang telah tulus dan ikhlas mendampingi penerima PKH, sehingga program ini berjalan dengan baik,” ujar Imas.

Sementara itu Wakil Pimpinan Wilayah BRI Bandung, Eko R Hartono menyampaikan terimakasih atas kepercayaan Kemensos, dalam hal ini Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, bahwa tahun ini BRI wilayah Bandung dipercaya melayani PKH di seluruh wilayah kabupaten dan kota di Jawa Barat, meliputi Subang, Majalengka, Sumedang, Banjar, Tasikmalaya, Sukabumi, Cianjur dan Pangandaran.

Menurut Eko, total program PKH yang disalurkan melalui BRI sekitar 256.000 PKH di kabupaten/kota tersebut. Sementara di Kabupaten Subang, tidak kurang dari 51.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH). Dengan jumlah yang cukup banyak itu, maka pihaknya menyiapkan layananan transaksi atau pencairan PKH di seluruh Kantor Cabang BRI, Unit BRI, ATM BRI dan 8830 Agen BRILink seKanwil Bandung dan untuk wilayah Subang 560 Agen BRILink.

Kedepan, rencananya Agen BRILink akan ditambah hingga 22.000. Hal ini untuk memudahkan dan mendekatkan layanan BRI untuk program PKH serta nasabah BRI lainnya dalam bertransaksi pembelian pulsa, pembayaran listrik dan transaksi lainnya.
Kepercayaan ini dikarenakan BRI memiliki jaringan yang luas hingga ke pelosok pedesaan. Bahkan BRI Link siap melayani transaksi 24 jam.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Linda Megawati mengharapkan PKH menjadi sebuah program yang berkelanjutan, karena menopang kebutuhan pendidikan dan kesehatan masyarakat.
Politisi Partai Demokrat tersebut berpesan agar PIN Kartu ATM BRI tidak diberitahukan kepada orang lain. Hal itu untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan.
“PIN ATM ibu-ibu jangan ada yang tahu, dan jangan dibertahukan ke orang lain,” tuturnya.

Di kesempatan yang sama Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos, Harry Hikmat berkesempatan langsung menyampaikan program PKH kepada 500 KPM yang hadir. Saat ini, menurutnya, program penyaluran PKH telah bekerjasama dengan BRI dengan tujuan untuk mempermudah transaksi saat pencairan.

Menurutnya, para penerima PKH harus memanfaatkan bantuan sesuai dengan kebutuhan. Diapun menganjurkan para penerima PKH untuk menabung di BRI. Sehingga jika ada keperluan yang mendesak dan lebih besar dari bantuan itu akan dapat tertanggulangi dengan baik.

Menurut dia, bantuan sosial PKH merupakan stimulus untuk membantu dalam biaya pendidikan dan kesehatan dalam upaya pemerintah mensejahterakan masyarakat kurang mampu untuk bisa hidup lebih baik dan bermartabat.
“Saya juga ucapkan terima kasih atas dedikasi para pendamping PKH yang telah setia dan penuh semangat mendampingi para penerima manfaat dari PKH,” ujarnya.(adv/dan/din)