Beranda PRO DESA Peneliti Bosscha Tak Berhasil Amati Hilal

Peneliti Bosscha Tak Berhasil Amati Hilal

36
0

LEMBANG- Tim peneliti Observatorium Bosscha Lembang tidak berhasil mengamati hilal atau penanda beralihnya bulan Sya’ban ke bulan Ramadhan 1439 Hijriah karena terkendala cuaca.

“Pengamatan sore hari ini terkendala cuaca sehingga teleskopnya tadi sempat dimasukan kembali. Namun kalau pun hari ini cuacanya cerah, bulan yang teramati dari teleskop, itu bukan merupakan hilal karena belum terjadi konjungsi,” ucap Staf Peneliti Pusat Observatorium Bosscha, Evan Irawan Akbar di Observatorium Bosscha Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (15/5) petang.

Evan mengatakan, konjungsi atau peristiwa saat matahari dan bulan berada segaris di bidang ekliptika yang sama pada hari Selasa terjadi pada jam 18.47, sedangkan matahari terbenam sebelum jam 18.00 WIB,” Meskipun sekarang cuacanya cerah, tapi itu bukan hilal,” ungkapnya.

Walaupun tidak berhasil mengamati hilal, pihaknya menyerahkan apa pun hasilnya kepada pemerintah, karena pihak yang berwenang menentukan awal Ramadhan dan Syawal adalah pemerintah RI melalui proses sidang isbat.

“Interpretasinya diserahkan ke sidang isbat yang dilakukan pemerintah,” bebernya.

Sementara itu menurut kasie bimas Islam KBB Saripudin, mengatakan menurut ilmu astronomi saat ini hilal di bawah ufuk artinya hilal tidak dapat dilihat.

“Oleh karena itu kita hadir bukan karena hilalnya, tapi melaksanakan perintah rosul bahwa pada bulan syaban harus bersma melihat hilal.

Untuk tahun ini karen tidak terlihat dan sekarang tanggal 29 maka bulan syaban dibulatakan menjadi 30 hari, insya Allah 1 ramadhan jatuh pada hari Kamis,”katanya. (eko/tra)