Beranda BANDUNG Pemkab Sukabumi Belajar jadi Posyandu Terbaik

Pemkab Sukabumi Belajar jadi Posyandu Terbaik

48
0

LEMBANG– Untuk mendapat predikat posyandu terbaik di Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengadakan kunjungan study banding ke Posyandu Mutiara Desa Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sukabumi Yani Marwan mengatakan kedatangannya ke Desa Lembang adalah untuk melihat bagaimana pengelolaan posyandu Mutiara RW 05 Desa Lembang sehingga menjadi posyandu terbaik tingkat Jawa Barat.

“Tahun ini kita juara dua, Lembang ke satu. Selagi dari KBB gak ada yang ikut lomba karena sudah tiga kali, makanaya kami kemari (Lembang) ingin tahu apa kiat kiatanya supaya juara satu tingkat Jawa Barat,”katanya, kemarin.

Ia mengakui banyak program-program posyandu Mutiara sangat baik dan dapat diterapkan dimasyarakat, sehingga banyak yang akan diadopsi olehnya, akan tetapi menurutnya meskipun mengadopsi akan diinovasi kembali.

“Banyak yang akan kami adopsi, Tapi akan diinovasi kembali” sambungnya

Sementara itu, Kepala desa Lembang Yono Maryono SIP mengatakan tahun sebelumnya posyandu Mutiara RW 05 merupakan posyandu terbaik tingkat Jawa Barat, sehingga saat ini posyandu Mutiara 05 desa Lembang menjadi rujukan pemerintah provinsi Jawa Barat bagi posyandu lain, untuk memberikan pengalamanya dalam mengelola posyandu.

“Posyandu Mutiara ini kan oleh pemprov dianggap sebagai posyandu terbaik di Jawa Barat, jadi kami harus berbagi pengetahuan dengan posyandu lain terutama mereka yang datang untuk study banding,”kata Yono.

Yono menambahkan, Guna meningkatkan peran posyandu yang lebih maksimal, pemerintahan desa Lembang mengalokasikan anggaran lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

“Tahun ini kami anggarkan lebih tinggi 20-30 persen dari tahun sebelumnya, karena posyandu ujung tombak dalam upaya peningkatan derajat kesehatan keluarga,”kata Yono.

Bahkan melalui posyandu, lanjut Yono, Pemdes Lembang memulai peningkatan ketahanan keluarga yang ada diwilayahnya.

“Salah satu unsur penguat ketahan keluarga adalah posyandu. Diharapkan posyandu dapat menghasilkan keluarga yang tangguh dan generasi yang tangguh,”paparnya. (eko/tra)