Beranda HEADLINE Pemkab Gelontorkan Rp20,2 M untuk KONI

Pemkab Gelontorkan Rp20,2 M untuk KONI

43
0

PADALARANG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat akhirnya menggelontorkan dana hibah sebesar Rp20,2 miliar kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Sebelumnya, anggaran yang ditunggu-tunggu KONI untuk persiapan Pekan Olahraga Daerah (Porda) itu sempat tersendat pencairannya.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Yayat T Soemitra mengatakan anggaran KONI tersebut bersumber dari hibah Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) KBB tahun 2018. Anggaran tersebut bisa dicairkan setelah menunggu hampir enam bulan lamanya.
“Mohon maaf pencairan bantuannya terlambat. Seharusnya lebih awal. Tapi ini di luar rencana karena kita sedang diterpa musibah,” kata Yayat T Soemitra, acara penyerahan secara simbolis pada perwakilan cabor dan atlet dalam acara silaturahmi dan buka bersama KONI
di Lantai 4 Ballroom Gedung B Komplek Perkantoran Ngamprah, Sabtu (2/5).
Dia menjelaskan, posisinya saat proses pencairan anggaran hibah KONI tersebut sangat dilematis sehingga pihaknya berada di beberapa pilihan. Pada satu sisi, ia memahami betapa pentingnya anggaran itu bagi cabor dan atlet.
“Tapi di sisi lain, ia harus super hati-hati mengingat anggaran yang akan digelontorkan itu jumlahnya cukup besar sehingga pertanggungjawabannya pun harus sedemikian teliti,” jelasnya.
Namun pihaknya bisa berlega hati setelah mendapat pencerahan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan berkoordinasi dengan Badan Pemeriksaan Keuangan Pusat (BPKP) terkait pencairan anggaran tersebut.
“Alhamdulillah pada akhirnya bisa diselesaikan. Ke depan, saya harap anggaran ini dipergunakan sebaik-baiknya. Terutama untuk persiapan Porda (Pekan Olahraga Daerah), yang ditekadkan bertahan di posisi empat besar,” tuturnya.
Yayat menambahkan, untuk bertahan di posisi empat besar pada Porda mendatang tidak gampang dan tidak isntan. Tapi butuh proses panjang, salah satunya bisa tercapai dengan melakukan latihan serius.
“Saya kira tidak ada kata lain, untuk bisa bertahan di empat besar itu selain komitmen bersama. Seberat apapun perjuangannya, Insya Allah bisa berhasil. Kita serahkan saja pada Yang Maha Kuasa. Kita hanya berusaha semaksimal mungkin,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Harian KONI KBB, Sumardianto menjelaskan pencairan anggaran hibah tahap pertama tersebut disampaikan pada cabor dalam bentuk dana operasional (DOP) dan insentif atlet Pelatihan Kabupaten (Pelatkab) dan insentiv khusus (insus). Untuk atlet Pelatkab menerima insentif masing-masing sebesar Rp600.000 dan atlet insus Rp1.125.000, pelatih Rp1.250.000, wasit dan mekanik Rp600.000.
Sumardianto juga menjelaskan, atlet Pelatkab tersebut merupakan atlet yang telah diverivikasi Tim KONI KBB setelah mereka lolos bertanding di Babak Kualifikasi (BK).
“Dari 826 atlet yang lolos BK, setelah diverivikasi kembali hanya 609 yang kita berangkatkan ke Porda. Untuk atlet putra 333 orang dan putri 276 orang,” jelasnya.
Pemberangkatan atlet ke Porda tersebut berdasarkan kebijakan tim verivikasi, kata Sumardianto berdasarkan pertimbangan kekuatan anggaran yang tersedia. Kebijakannya, untuk atlet beregu perorangan lolos BK peringkat 8 dan beregu peringkat 6. Sedangkan cabor yang lolos BK tersebut dari 55 cabor keseluruhan hanya 49 cabor saja.
“Yang tidak lolos BK hanya Sepakbola saja. Cabor lainnya seperti Polo Air, Sepak Takraw, Soffball, Baseball dan Cricet memang tidak mengikuti BK,” terangnya.(sep/man)