Beranda BANDUNG Pemerintah dan Kepolisian Pantau Distribusi Sembako

Pemerintah dan Kepolisian Pantau Distribusi Sembako

83
0
EKO SETIONO/PASUNDAN EKSPRES PANTAU HARGA: Kepala Bulog Subdivre Bandung, Rasiwan saat melaksanakan pemantauan harga dan stok kebutuhan pokok di Pasar Panorama Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (8/5).

BANDUNG– Bulog Subdivre Bandung siap menggelontorkan bahan kebutuhan pokok untuk menghadapi bulan Ramadhan hingga awal Lebaran. Pasokan tersebut dirasa cukup aman untuk masyarakat di tiga kabupaten dan dua kota di wilayah Bandung Raya.

“Berbagai komoditi sudah kita siapkan, di antaranya beras 10 ribu ton, gula pasir 300 ton, minyak goreng 400 ribu liter, tepung terigu 1.500 ton dan daging sapi beku 5 ton. Apabila sangat dibutuhkan, semuanya siap digelontorkan ke pasar,” ucap Kepala Bulog Subdivre Bandung, Rasiwan saat melaksanakan pemantauan harga dan stok kebutuhan pokok di Pasar Panorama Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (8/5).

Dia menuturkan, saat ini stok barang kebutuhan pokok di pasar masih aman. Namun jika kebutuhannya masih kurang, khususnya beras, Bulog Bandung akan meminta tambahan dari wilayah DKI Jakarta sebanyak 5 ribu ton.

Masih terkait beras, pihaknya telah diinstrusikan Kementrian Perdagangan (Kemendag) untuk menggelar operasi pasar beras jenis medium dengan harga eceran maksimal Rp 8.950/kilogram.

“Di awal bulan April, kami diinstruksikan untuk menggelontorkan beras medium di pasaran, kami akan menggandeng Satgas Pangan untuk mengawal operasi pasar beras cadangan pemerintah ini,” bebernya.

Ditemui di tempat yang sama, Plt Bupati Bandung Barat mengakui, hanya beberapa komoditas saja yang sudah ada kenaikan harga seperti telur ayam, minyak goreng curah, gula merah serta beberapa jenis bumbu dapur.

” Paling tinggi kenaikannya itu telur ayam, tapi yang menggembirakan, harga beras masih stabil,” kata Yayat.

Dikatakan Yayat, pemerintah bersama kepolisian berjanji akan terus menjaga jalur distribusi bahan kebutuhan pokok supaya ketersediannya aman. Dengan pemantauan ke lapangan, kata dia, pihaknya mengharapkan bisa mengambil langkah atau solusi jika ditemukan lonjakan harga atau distribusi terhambat.

“Salah satu yang menjadi perhatian kita adalah menjaga jalur distribusi. Mudah-mudahan segala hal yang menyangkut kebutuhan pokok bisa terkendali, apalagi Bulog sudah melakukan kebijakan dan menyiapkan langkah-langkah antisipasinya,” terangnya.

Sementara itu, Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana Suryanagara menyatakan, akan menindaklanjuti jika ditemukan pihak yang memanfaatkan momentum bulan puasa untuk meraup keuntungan dengan menaikkan harga kebutuhan pokok.

“Kita jaga stabilitas harga pangan, kita bersinergi dengan Pemda. Temuan-temuan hari ini akan ditindaklanjuti dengan Satgas Pangan, manakala ditemukan indikasi pelanggaran hukum, tentu bakal ditindak. Semua dengan instansi terkait, kita dalami, kontrol dan kendalikan,” jelasnya.

Terkait dengan kenaikan harga telur dan daging ayam, tambah dia, kepolisian belum bisa mengidentifikasikan terjadi penimbunan.” Tentunya akan kita lihat lagi hasil temuan hari ini, nanti kita turun lagi ke lapangan dengan Satgas Pangan,” tandasnya.