Beranda Advertorial PEKAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA TAHUN 2017

PEKAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA TAHUN 2017

78
0
Pengolahan Air laut menjadi Air Minum

“TEKNOLOGI TEPAT GUNA UNTUK MASYARAKAT”

Pusat Pengembangan Teknologi Tepat Guna – LIPI merupakan salah satu satker di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, yang memiliki peran sebagai lembaga pendukung inovasi teknologi bagi masyarakat dan UMKM dalam bidang seperti : teknologi pangan, pertanian, energi dan lingkungan. Tugasnya dalam menerapkan dan mengembangkan teknologi tepat guna (TTG) bagi pemberdayaan masyarakat dan UMKM.

Teknologi tepat guna dalam Instruksi Presiden No. 3 Tahun 2001, adalah teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dapat menjawab permasalahan masyarakat, tidak merusak lingkungan, dapat dimanfaatkan dan dipelihara oleh masyarakat secara mudah, serta menghasilkan nilai tambah dari aspek ekonomi dan aspek lingkungan. Pada dasarnya, TTG yang ditujukan untuk masyarakat miskin adalah teknologi yang pro-poor. Berdasarkan kenyataan, masalah-masalah yang dihadapi masyarakat miskin dan kemampuan adopsi teknologinya. Maka, teknologi yang dibutuhkan sebagai solusinya juga kebanyakan merupakan teknologi sederhana, tentu dengan beberapa pengecualian.

Pada tahun 2017, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia mencapai usianya pada 50 tahun, sementara Pusat Pengembangan Teknologi Tepat Guna – LIPI, mencapai usianya 31 tahun, tepat pada 14 Oktober 2017. Berbagai tantangan dan hambatan silih berganti, fokus pengembangan teknologi tepat guna yang dilakukan oleh PPTTG LIPI adalah pengembangan teknologi sebagai upaya pemenuhan kebutuhan dasar manusia, juga pengembangan teknologi tepat guna dalam memberi nilai tambah terhadap produk yang dihasilkan masyarakat dan diarahkan kepada komersialisasi pada peningkatan produktivitas dan menunjang pengembangan UMKM. Peranan teknologi tepat guna ke depannya diharapkan mampu meningkatkan daya saing bangsa.

Pekan Teknologi Tepat Guna yang berlangsung pada 09 – 13 Oktober 2017, merupakan salah satu wadah yang digunakan untuk melakukan Diseminasi TTG. Diseminasi merupakan suatu kegiatan yang ditujukan kepada kelompok target atau individu agar mereka memperoleh informasi, timbul kesadaran, menerima, dan akhirnya memanfaatkan informasi tersebut. Diseminasi TTG diharapkan bisa mendorong penerapan TTG secara lebih luas, khususnya dalam meningkatkan nilai tambah komoditas maupun usaha yang dijalankan oleh para pelaku usaha baik skala mikro, kecil maupun menengah. Melalui pengenalan dan penerapan berbagai jenis teknologi tersebut diharapkan mampu memperkuat ekonomi kerakyatan yang sedang dibangun, khususnya bagi masyarakat di wilayah pedesaan. Disamping itu, melalui diseminasi TTG diharapkan juga akan mendorong penguatan jejaring inovasi daerah yang berujung pada penguatan daya saing ekonomi di daerah.

Melalui Pekan Teknologi Tepat Guna 2017 ini diharapkan masyarakat menjadi lebih tahu dan dekat dengan berbagai jenis dan kegiatan TTG, khususnya yang dilakukan oleh LIPI. Selain itu juga dapat menjadi ajang bertukar pikiran antara para pemerhati, praktisi dan pelaku usaha maupun industri lainnya dalam forum diskusi sebagai wadah untuk penyamaan persepsi dan kerja sama lebih lanjut.

Rangkaian acara Pekan Teknologi Tepat Guna Tahun 2017 meliputi: Launching Layanan Perpustakaan Online, dialog interaktif dengan tema “Desa Membangun dengan Teknologi Tepat Guna” antara PPTTG LIPI dengan para stakeholder, meliputi Kepala PPTTG LIPI, Dr. Ir. Yoyon Ahmudiarto; Kepala Dinas PMD Kabupaten Subang, Drs. R. Memet Hikmat MW; Kabid SDA dan Pendayagunaan TTG Dinas PMD Kab. Musi Banyuasin, Sahidi, SPd., M.Si; dan Staf Ahli Kemendes, Bapak Ir. Arief Setiabudi,M.Si.

Kegiatan dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis Teknologi Tepat Guna, meliputi: GMP, Marketing on line, Pengolahan Umbi-umbian, Pengolahan Buah dan Sayur, Kunjungan Fasilitas PPTTG LIPI yang disertai dengan demo pengolahan Air Bersih dan desalinasi air laut menjadi air minum, demo pembuatan POH,demo pembuatan pakan ikan, demo pembuatan asap cair, dan demo Pembuatan Briket, serta Pameran Teknologi Tepat Guna, yang merupakan pameran hasil Litbang TTG, pameran UMKM binaan, dan produk kreatif lainnya. Permainan/Games untuk masyarakat umum, peserta bimtek, dan peserta kunjungan.

Pemenang akan mendapatkan hadiah hiburan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memasyarakatkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) khususnya Teknologi Tepat Guna kepada masyarakat pengguna; menyebarluaskan informasi tentang Pusat Pengembangan Teknologi Tepat Guna khususnya sarana prasarana dan hasil litbang yang dimiliki; dan meningkatkan jumlah pengguna layanan eksternal Teknologi Tepat Guna di PPTTG LIPI.

 

LOKAKARYA PRIORITAS NASIONAL PENGEMBANGAN DAN PEMANFAATAN  TEKNOLOGI TEPAT GUNA TAHUN 2017

“Peran Strategis Teknologi Tepat Guna dalam Pembangunan Wilayah”

Kegiatan Lokakarya yang berlangsung pada 10 Oktober 2017 ini adalah upaya bersama menyediakan berbagai teknologi yang tepat dan berdaya-guna (TTG) untuk peningkatan ekonomi masyarakat, melalui pengembangan TTG. Penerapannya dilakukan dengan mempertimbangkan potensi dan kebutuhan lokal. Tujuan khususnya adalah untuk menyamakan persepsi dan tindak aksi antara pemangku kebijakan, pelaksana, dan Pemda terkait sebagai pemanfaat TTG terhadap program Prioritas Nasional Teknologi Tepat Guna untuk pembangunan wilayah.

Melalui Lokakarya ini diharapkan dapat mempertemukan pemangku kebijakan, lembaga litbang sebagai pelaksana kegiatan, dan Pemda terkait sebagai pengguna teknologi tepat guna.

Kegiatan lokakarya diharapkan mampu menjadi wadah interaktif antara pemangku kebijakan, lembaga litbang pelaksana kegiatan dan stakeholder dari pemda pengguna teknologi tepat guna dalam bentuk lokakarya. Pertukaran informasi dan pengalaman berbagai pihak terkait melalui kegiatan implementasi Teknologi Tepat Guna di masyarakat dilakukan dengan lokakarya yang melibatkan 5 (lima) daerah pengguna teknologi tepat guna dari Prioritas Nasional untuk tahun 2018. Pembicara kunci dalam kegiatan ini akan menghantarkan materi dengan tema “Peran Strategis Teknologi Tepat Guna Dalam Pembangunan Wilayah”.

Kemudian narasumber berikutnya akan mengangkat topik bahasan Pemanfaatan Dana Desa Untuk Implementasi TTG, Peran Teknologi Tepat Guna Untuk Peningkatan Kapasitas Daerah Berbasis Agroindustri, dan Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna di Beberapa Daerah. Seteleh pemaparan keynote speaker dan narasumber dilanjutkan dengan diskusi yang dibagi dalam lima kelompok berdasarkan jumlah daerah pengguna teknologi tepat guna dari Prioritas Nasional untuk tahun 2018. Diskusi ini bertujuan untuk menggali informasi mengenai kebutuhan TTG dimasing-masing daerah.

Pembicara dalam Lokakarya ini terdiri dari Keynote Speaker : Drs. Oktorialdi, MA, Ph.D (Direktur Pengembangan Wilayah dan Kawasan – Bappenas); dan Narasumber : Dr. Laksana Tri Handoko (Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik (IPT) – LIPI); Dr. Suprapedi, M.Eng (Direktur Pendayagunaan Sumber Daya Alam dan Teknologi Tepat Guna- Kementerian Desa PDTT); Dr. Mego Pinandito (PLT. Deputi Bidang Ilmu pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK)); Drs. Ndara Tanggu Kaha (Wakil Bupati Sumba Barat Daya); danIr. Arie Sudaryanto, M.P (Peneliti PPTTG LIPI).(rls/adv)