Tuti Turimayanti

Instruksi dari Pengurus Pusat

NGAMPRAH – Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat yang akan maju dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) diwajibkan untuk memasang logo dan simbol partai. Hal itu diungkapkan Sekretaris DPC PDIP KBB, Tuti Turimayanti di Ngamprah, Rabu (23/8).

Menurutnya, pemasangan logo atau lambang partai, wajib hukumnya bagi setiap bakal calon bupati/wakil bupati yang maju dipilkada nanti. Hal itu berdasarkan surat instruksi dari DPP PDIP.

“DPP PDIP newajibkan setiap bakal calon memasang lambang partai, seperti halnya memasang logo partai juga foto Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, dan foto Bung Karno, itu wajib hukumnya,” katanya.

Dia menambahkan, partainya tidak mau balon bupati/wakil bupati KBB yang maju dari PDIP hanya memanfaatkan partai untuk kepentingan pilkada semata. Pasalnya, masalah itu mencuat setelah ada pro dan kontra soal pemasangan logo partai bagi bakal calon yang maju di pilkada, apakah diwajibkan memasang atau tidak.

“Mereka (bakal calon-red) baik internal maupun eksternal yang daftar dari PDIP harus berkomitmen membesarkan partai ke depannya, sehingga wajib memasang lambang partai disetiap kali bersosialisasi sebelum surat keputusan penetapan bakal calon turun dari DPP PDIP,” jelasnya.

Seperti diketahui, ada enam bakal calon yang maju di pilkada KBB dari PDIP. Mereka adalah Elin Suharliah istri Bupati Bandung Barat, Yayat T Soemitra Wakil Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna Ketua DPRD KBB dari Fraksi PDIP, Udis Supriatna mantan Ketua DPC PDIP KBB, Pamriadi kader PDIP yang juga Ketua Gerakan Nelayan dan Tani Jawa Barat, serta Maman Sunjaya Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat.

“Dari enam calon itu, hanya dua yang mengikuti intruksi partai memasang logo partai yakni Pamriadi dan Pak Udis Supriatna,” tandas Maya.

Sementara itu, Kepala Badan Saksi Pemilu Nasional Kabupaten Bandung Barat, Budi Hermansyah mengimbau kepada seluruh bakal calon bupati yang mendaftar ke PDIP seharusnya memasang logo partai dan foto ketua umum. Hal itu sebagai bukti dan komitmen untuk ikut membesarkan partai.

“Saya meminta agar balon bupati/wakil bupati KBB memasang logo partai dalam kegiatan sosialisasinya,” kata Budi

Seharusnya, kata Budi, sebagai bakal calon yang daftar ke PDI Perjuangan, baik dari internal kader maupun eksternal, bukan hanya bersosialisasi untuk pribadinya tetapi harus juga membesarkan partai dengan memasang logo partai dan foto Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

“Sangat disayangkan ketika balon tidak memasang logo partai dalam alat peraganya, padahal itu bagian dari identitas diri sebagai kader partai,” pungkasnya.(sep/ded)