Beranda Advertorial Pajak Bertutur, Embrio Lahirnya Generasi Emas Sadar Pajak

Pajak Bertutur, Embrio Lahirnya Generasi Emas Sadar Pajak

35
0

Serentak Digelar di Berbagai Sekolah di Seluruh Indonesia

PURWAKARTA-Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Purwakarta mendukung penuh program Inklusi Kesadaran Pajak yang merupakan upaya bersama Direktorat Jenderal Pajak dengan Kemendikbud dan Kemenristek Dikti untuk menanamkan kesadaran pajak kepada peserta didik dan tenaga pendidik melalui integrasi materi kesadaran pajak dalam pendidikan.

Yakni dengan ikut menggelar Pajak Bertutur serentak di tiga sekolah di Purwakarta, yaitu SMPN 1 Purwakarta, SMAN 1 Campaka, dan SMKN 1 Purwakarta. Tercatat 400 – siswa dari ketiga sekolah tersebut mengikuti kegiatan dengan visi Generasi Emas 2045 yang Sadar Pajak.

Kepala KPP Pratama Purwakarta Harmirin menyebutkan, Pajak Bertutur secara serentak dilaksanakan di beberapa sekolah di Indonesia, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA/SMK hingga PT. Ada lebih dari 2.000 sekolah yang berpartisipasi dengan target peserta sebanyak 110.000.

“Melalui Pajak Bertutur ini kita tanamkan kesadaran pajak sejak usia pelajar, di mana para pelajar ini dalam beberapa tahun ke depan akan menjadi wajib pajak. Dan ketika itu terjadi, mereka sudah sadar akan pentingnya membayar pajak,” kata Harmirin kepada koran ini, Jumat (11/8).

Dirinya menambahkan, Pajak Bertutur juga menjadi kick off masuknya materi perpajakan dalam kurikulum pendidikan di SD, SMP, dan SMA/SMK. “Ini sebagai bagaian dari pengenalan pajak, dan para pelajar ini diberikan pemahaman bahwa penerimaan negara itu 75 persen dari pajak. Pun halnya dengan pembangunan infrastruktur, jalan, hingga bantuan pendidikan, dan lainnya, itu sumbernya dari penerimaan pajak,” ujarnya.

Di SMPN 1 Purwakarta, Pajak Bertutur menyampaikan pengetahuan dasar tentang pajak. Meski baru mengenal dasar-dasar pajak, namun para pelajar tetap antusias mengikuti sesi demi sesi.

“Pajak Bertutur ini bisa meningkatkan kualitas peserta didik, khususnya yang ada di SMPN 1 Purwakarta. Wawasan siswa semakin bertambah, juga diharapkan kesadaran pajak dapat tertanam sejak dini,” kata Kepala Sekolah SMPN 1 Purwakarta Heri Wijaya.

Hal senada disampaikan Kepala Sekolah SMKN 1 Purwakarta Dudi Setiadi S.Pd. “Melalui Pajak Bertutur para pelajar bisa memahami manfaat pajak, khususnya bagi dunia pendidikan dan bahkan dirasakan langsung oleh mereka. Bisa sekolah gratis, adanya dana BOS, hingga program Kartu Indonesia Pelajar, itu semua bisa terselenggara karena adanya pajak,” ujarnya.

Dudi juga mengaku bangga dengan anak didiknya yang ternyata memiliki wawasan luas terkait pajak. “Ada dua perwakilan siswa, Desvita dan Riko. Keduanya adalah representasi dari siswa SMKN 1 Purwakarta yang ternyata memahami pentingnya pajak dan mengikuti perkembangan tentang pajak,” kata Dudi.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Campaka Nur Aisah Jamil melalui Bidang SDM SMAN 1 Campaka Cucu Nurhayati mengapresiasi kegiatan yang digelar KPP Pratama Purwakarta. “Ini kerjasama yang ketiga yang sudah dilakukan antara KPP Pratama Purwakarta dengan SMAN 1 Campaka. Kami selalu menyambut baik kedatangan KPP Pratama ke sekolah kami,” ujarnya.

Dirinya berharap kegiatan Pajak Bertutur dapat meletakkan batu pijakan yang kokoh dalam langkah-langkah panjang penanaman kesadaran pajak ke depan. “Sehingga Generasi Emas Indonesia Sadar Pajak yang menjadi visi DJP dapat sukses terwujud,” ucapnya.(add/epl)