Beranda EDUKASIA Minim Komputer, UNBK Dibagi Tiga Shift

Minim Komputer, UNBK Dibagi Tiga Shift

99
0

PURWAKARTA-Meski minim komputer, pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMKN 1 Sukatani, berjalan lancar. Hal itu seperti ditegaskan Kepala SMKN 1 Sukatani, H Aceng Komarudin MPd, kemarin (5/4). Menurut Aceng, pembagian shift selama UNBK terpaksa dilakukan di sekolahnya. Hal ini karena jumlah komputer tak sebanding dengan jumlah siswa yang mengikuti UNBK. Namun demikian, ia memastikan semua siswa lancar pengisian soal jawaban.
“Seluruh guru pengawas dituntut ekstra kerja, dengan tiga shift, semuanya berjalan lancar,” terang Aceng.

Untuk mencegah matinya aliran listrik selama berlangsung ujian, kata Aceng, pihak sekolah menyiapkan genset. Namun hingga akhir UNBK kemarin, listrik berfunsi dengan baik. Genset pun tak difungsikan.

Sementara untuk perbaikan proses UNBK kedepan, Aceng berharap ada penambahan jumlah komputer. “Mutlak harus ada. Saat ini peserta UNBK berjumlah 397 siswa. Semeantara jumlah siswa SMKN 1 Sukatani semuanya berjumlah 1.300 siswa, dengan fasilitas ruangan 14 kelas,” tuturnya.

Masih menurut Aceng, sekolah yang dipimpinnya berdiri di lahan seluas 17.000 M2. Tanah yang sudah digunakan seluas 2 hektare.
“Kedepan di tanah sisa yang 3.000 M2, akan segera di bangun lagi,” tandas Aceng yang belum genap setahun menempati pos barunya itu.
Dengan kekurangan komputer, pihaknya akan segera mencari upaya penambahan. Apalagi kedepan UNBK harus benar-benar berjalan baik dengan waktu pelaksanaan semua pagi,” tutup Aceng.(dyt/din)