Beranda FEATURE Mengungkap Sejarah Berdirinya Polisi Militer TNI Angkatan Udara

Mengungkap Sejarah Berdirinya Polisi Militer TNI Angkatan Udara

267
0

Anggota Awal Berjumlah 37 Orang Berpangkat Sersan Udara

Kemarin menjadi hari yang istimewa bagi Polisi Militer Angkatan Udara (Pomau). Kesatuan TNI yang berdiri sejak 1 Nopember 1946 itu genap berusia 71 tahun. Inilah kemeriahan HUT Pomau ke-71 yang diselenggarakan Lanud Suryadarma, Kalijati.

KEMARIN (1/11), Komandan Lanud (Danlanud) Suryadarma, Marsma TNI T Sembiring Meliala memimpin langsung upacara peringatan hari jadi (HUT) ke-71 Polisi Militer Angkatan Udara (Pomau) di Lapangan Dirgantara Lanud Suryadarma.

Menurut Danlanud Suryadarma dalam sambutannya, sejarah terbentuknya kesatuan Polisi Militer Angkatan Udara dimulai pada masa perang kemerdekaan, suatu masa-masa sulit untuk mempertahankan kemerdekaan dari keinginan Belanda untuk menjajah Indonesia kembali.
Kemerdekaan yang baru dikumandangkan harus diisi dengan membentuk dan memperbaiki organisasi militer yang baru lahir. Melihat kebutuhan tugas Polisi Militer yang sangat mendesak pada masa perang kemerdekaan, maka pimpinan AURI saat itu mengadakan Sekolah Istimewa bidang Kepolisian. Siswanya berasal dari anggota Pengawas Oemum (PO) yang diseleksi menjadi siswa di Sekolah Istimewa.

Selanjutnya pada tanggal 1 Nopember 1946, Sekolah Istimewa berubah nama menjadi Sekolah Polisi Angkatan Udara Darurat. Dengan bermarkas di Yogjakarta, lulusan sekolah ini dianugerahi pangkat Sersan Udara sebanyak 37 orang. Mereka inilah cikal bakal anggota Polisi Angkatan Udara. Mereka disebar di pangkalan-pangkalan udara untuk melaksanakan tugas bidang kriminal, ajudan, surat izin, lalu lintas dan lainnya.

Penetapan tanggal 1 Nopember menjadi hari jadi Pomau didasarkan pada Keputusan Kepala Staf Angkatan Udara tanggal 12 September 2001 tentang pengukuhan hari jadi (HUT) Provost Angkatan Udara. Selanjutnya Provost Angkatan Udara berubah nama menjadi Puspomau (Pusat Polisi Militer Angkatan Udara) berdasarkan Peraturan KASAU 19/V/2006 tanggal 5 Mei 2008.
“Polisi Militer Angkatan Udara sebagai penegak hukum disiplin dan tata tertib harus pro aktif dalam melaksanakan tugas untuk mendeteksi, mencegah, dan menangani setiap pelanggaran yang dilakukan oleh prajurit TNI Angkatan Udara, untuk itu para personel Pomau harus mampu berinovasi serta beradaptasi dengan perkembangan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang dengan pesat. Hal demikian hanya dapat dilaksanakan apabila sosok prajurit Pomau memiliki etos kerja yang mampu bekerja melebihi panggilan tugasnya,” dalam sambutan KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP yang dibacakan Danlanud Suryadarma.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa prajurit Pomau harus dapat bertindak secara independen dan mandiri dalam melaksanakan proses penegakkan hukum dengan mengedepankan hukum sebagai panglima dan selalu menghindarkan diri dari kecongkakan kekuasaan (arogance of power) dan penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power), yang dapat merusak citra Pomau selaku penegak hukum. Untuk memenuhi tuntutan tugas tersebut prajurit Pomau harus berdedikasi, memiliki kredibilitas, serta professional.

Sesuai dengan tema : Dengan dilandasi jiwa ksatria, militan, loyal dan profesional, Polisi Militer Angkatan Udara siap mendukung pelaksanaan tugas TNI Angkatan Udara. Diharapkan anggota Polisi Militer Lanud Suryadarma mengaplikasikannya dalam bentuk semangat pengabdian, motivasi tugas, dalam menjawab tantangan tugas POM Lanud Suryadarma dalam membina kemampuan dan penyelenggaraan fungsi pengamanan alutsista, penegakan tata tertib, disiplin dan hukum, maupun peraturan yang berlaku terhadap anggota serta untuk kepentingan TNI Angkatan Udara dan membantu penyelenggaraan operasi kepolisian militer TNI.

Sementara itu upacara diikuti seluruh anggota Lanud Suryadarma, Wingdiktekkal dan Kompi Senapan C Yonko 461 Paskhas. Bertindak sebagai komandan upacara adalah Mayor Pom Eka Ramendra. Acara diakhiri dengan pemotongan tumpeng oleh Danlanud kepada Dansatpomau Lanud Suryadarma Letkol Pom Rachmat Ismail. Upacara ini juga dihadiri oleh Danwing 8 Lanud Suryadarma, para Kepala Dinas Lanud Suryadarma dan Wingdiktekkal.