Beranda BANDUNG Makanan Khas Korea jadi Favorit Menu Berbuka

Makanan Khas Korea jadi Favorit Menu Berbuka

100
0

SUBANG- Seperti kita tau bahwa Korea terkenal dengan kulinernya yang gurih – gurih, maka tak ada salahnya jika menikmati menu berbuka puasa dengan makanan khas Korea. Kali ini anda tidak perlu bingung jika ingin menikmati menu khas negara ginseng tersebut.

Lima orang mahasiswi PGSD semester 6 STKIP Subang membuka usaha kuliner yang diberinama Aigoo Mashita. Dari namanya saja sudah berasal dari bahasa korea yang artinya Aduh Enak, Evi Indriyani, dan keempat temannya yakni Anisa Novianti, Cici Lestari, Windi Yani Sholiha, Riza Akhirunisa mengaku baru saja memulai bisnis ini pada hari pertama puasa.

“Sebetulnya keinginan kami untuk buka usaha seperti ini sudah ada sejak dulu, karena tahun lalu kami masih sibuk dengan tugas kuliah jadi baru terealisasi tahun ini,”jelas Evi.

Beberapa menu yang di tawarkan diantaranya Dimsum aneka topping, Miejjang dan Kimbab. Menu tersebut siap dikirim ke konsumen saat menjelang buka puasa dengan cara melakukan pemesanan terlebih dahulu. Evi mengaku selain memperkenalkan menu-menu dari Korea bisnis kuliner ini pun bertujuan untuk memudahkan para mahasiswa yang ngekos.

Hal tersebut berasal dari pengalaman nya sebagai anak kosan yang sulit mencari menu makanan. Selain itu kelima mahasiswi tersebut juga sangat menyukai korea jadi memilih untuk menyajikan menu dari korea. Menu tersebut juga dibandrol dengan harga yang relatif terjangkau khususnya disaku mahasiswa.

” Dimsum ada berbagai toping sosis, keju, abon, dan baso. Miejjang adalah mie goreng yang dikreasikan kembali dengan level kepedasan dari satu sampai lima. Nah menu khasnya itu kimbab seperti sushi yang juga tersedia dengan berbagai toping “ungkapnya.

Satu porsi dimsum isi 6 dibandrol dengan harga Rp18 ribu, Miejjang Rp10ribu dan Kimbab juga Rp10 ribu. Selain menu makanan hadir juga menu minuman yakni bingso minuman dengan campuran jelly , bubble , oreo dan lainnya yang disajikan dengan mangkuk plastik sangat mengoda dijadikan sebagai sajian buka puasa.

Respon yang ditunjukkan pun di katakan Evi sangat baik tidak hanya datang dari para anak kosan bahkan juga datang dari pagaden dan daerah lainnya. Evi dan teman-teman pun mengaku optimis menjalani bisnis tersebut. (vny/tra)