Beranda FEATURE Mak Uneh: Alhamdulillah Rumah Mak Nggak Bocor Lagi

Mak Uneh: Alhamdulillah Rumah Mak Nggak Bocor Lagi

49
0
ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES DIREHAB: Tim Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-100 sedang memperbaiki rumah Mak Uneh.

Rutilahu Jadi Sasaran Fisik TMMD ke-100

Mak Uneh (60), tak kuasa menahan air mata. Tangannya yang keriput sesekali mendekap ke arah dadanya. Bukan kesedihan yang tengah menghinggapi wanita tua itu. Melainkan rasa bahagia tak terhingga, karena rumahnya tengah diperbaiki oleh Tim Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-100.

ADAM SUMARTO,
Purwakarta

RUMAH Mak Uneh adalah satu dari enam rumah yang menjadi sasaran program rutilahu (rumah tidak layak huni). Seperti diketahui TMMD dengan dukungan dana dari pemda sebesar Rp11,4 miliar memiliki sasaran fisik pokok dan tambahan.

Ada pun sasaran fisik pokok berupa peningkatan dan pembukaan jalan sepanjang 7,2 kilometer dengan lebar 5 meter yang menghubungkan Desa Margaluyu di Kecamatan Kiarapedes dengan Desa Wanawali di Kecamatan Cibatu.

Sementara sasaran fisik tambahan berupa pembuatan gorong-gorong sebanyak tujuh unit, rumah ibadah 2 unit, sarana olahraga, dan rutilahu sebanyak 6 unit. Ada pun hingga hari ke-7 TMMD, sudah dua rumah diperbaiki, di mana satu di antaranya adalah rumah Mak Uneh, yang merupakan lansia warga tidak mampu di sekitar lokasi TMMD ke-100 itu.

“Alhamdulillah sekarang nggak bocor lagi. Padahal sebelumnya saya sangat khawatir karena hujan deras sering turun sekarang ini,” kata Mak Uneh semringah saat memperhatikan Tim Satgas TMMD bahu membahu memperbaiki rumah gubuknya itu.

Mak Uneh juga mengaku jika keinginan untuk memperbaiki rumahnya itu sudah ada sejak lama. Namun dengan kondisinya yang serba-terbatas itu, Mak Uneh hanya bisa memendam dan memimpikan keinginannya memperbaiki rumah reyot kesayangannya itu. “Alhamdulillah impian Mak kini terwujud berkat bapak-bapak tentara,” ujarnya lirih.

 

TMMD ke-100 sendiri seolah membuka keterisolasian dua kecamatan di bagian timur Kabupaten Purwakarta. Masyarakat pun berharap dengan adanya perbaikan dan peningkatan jalan itu, maka perekoniman warga bisa ikut meningkat.

Mak Uneh pun berterima kasih kepada Dandim 0619/Purwakarta Letkol Inf Ari Maulana S.Sos beserta seluruh jajarannya.

“Tanpa bantuan bapak-bapak TNI dari Kodim, rumah Mak tak mungkin bisa diperbaiki. Mak mungkin masih kewalahan bila hujan turun, karena bocor di sana sini. Mak, bahagia sekarang. Hatur nuhun Pak Dandim,” ucapnya.

Semangat tak kenal lelah yang ditunjukkan Tim Satgas TMMD ke-100 beserta warga sekitar sangat nyata terlihat. Semangat gotong royong dari para personel TNI, Polri, dan warga sekitar terus berkobar mengejar tujuan mulia, mewujudkan jalan representatif sebagai poros ekonomi masyarakat dua kecamatan itu.
Dandim 0619/Purwakarta Letkol Inf Ari Maulana S.Sos menegaskan, pihaknya menargetkan sebulan pelaksanaan TMMD ke-100 bisa selesai. “Melihat semangat gotong royong TNI dan masyarakat, saya optimis bisa diselesaikan sebelum waktunya,” kata Dandim.

Dirinya berpesan, masyarakat secara bersama-sama ikut merawat, menjaga, dan memelihara infrastruktur jalan dan drainase serta fasilitas lain yang dibangun saat TMMD agar keberadaannya bisa dinikmati dalam jangka panjang.

“Bila sudah terbangun, saya titip merawat, menjaga dan memeliharanya dengan baik,” ucapnya.(adv/add)