Beranda PRO DESA Mak Aum, 60 Tahun Jadi Tukang Urut

Mak Aum, 60 Tahun Jadi Tukang Urut

26
0
VINNY DINA RAHAYU/PASUNDAN EKSPRES TETAP SEMANGAT: MAK Aum (kiri) dan Mak Ijah (kanan) terlihat sedang bersantai di halaman depan rumah Mak Aum.

SUBANG– Mak Aum, begitulah sapaan akrab masyarakat Blok Wera Dangdeur Subang kepada wanita lanjut usia yang dikenal sebagai tukang urut. Selama 60 tahun Mak Aum berprofesi sebagai tukang urut, meskipun saat ini usianya sudah memasuki 90 tahun namun Mak Aum tetap bersemangat untuk membantu orang yang sering merasa pegal-pegal.

Saat ditemui dirumahnya Mak Aum begitu terlihat sehat bersama rekan seusianya yaitu Mak Ijah keduanya sering menghabiskan waktunya bercengkraman dengan warga sekitar. Dengan semangatnya Mak Aum pun menceritakan awal mulanya dirinya menjadi tukang urut keliling.
Saat itu usianya masih belasan tahun, secara otodidak kemampuan memijatnya semakin hari semakin memuaskan. Dengan peralatan seadanya seperti minyak zaitun, lulur atau minyak urut, Mak Aum siap melayani para pelanggannya.

Jika berbicara seperti apa pelayanan yang diberikannya, dijamin memuaskan, pijatannya luar biasa enak dan teknik melulurnya sama seperti di tempat spa dan lulur mahal sekalipun. Bahkan Mak Aum mengaku dulu dirinya sering memijat tentara angkatan darat.

Mak Aum mengaku dirinya memiliki 7 anak dengan profesinya sebagai tukang urut keliling dirinya pantang menyerah membantu suaminya membiayai kebutuhan hidupnya. Dengan upah seikhlasnya dari pelanggan Mak Aum tidak berhenti bersyukur, dirinya tetap sigap melayani pelanggan dari berbagai usia.
“Mulai dari dikasih cuman tujuh rupiah saya pernah kalo sekarang Alhamdulillah paling sedikit tiga puluh ribu hingga lima puluh ribu rupiah”katanya.

Mak Aum juga menambahkan pelanggan terjauh pernah hingga ke Purwakarta. Saat ini dengan usia yang sudah tidak muda lagi Mak Aum mengaku masih sanggup untuk memijat, jika ada yang memintanya untuk memijat sehari bisa mencapai 3 orang. (vny)