Beranda BANDUNG Mahasiswa Asing Jajal Permainan Tradisional

Mahasiswa Asing Jajal Permainan Tradisional

133
0

Berasal dari 11 Negara, 4 Benua

LEMBANG – Sejumlah mahasiswa asing dari 11 negara mengikuti permainan tradisional atau kaulinan lembur dalam acara Culture Day yang di Laksanakan SMP Daruh Hikam International School (DHIS) Lembang, Rabu (7/3).

Mahasiswa yang belajar di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung itu dikenalkan sejumlah permainan tradisional khas Indonesia seperti bakiak, egrang, balap karung, balap kaleci dan kaulinan lainya.

Salah seorang mahasiswa asal Kanada, Stevany mengaku senang bisa mengikuti permainan tradisional asal Indonesia. Meski awalnya merasa kesulitan, namun setelah mencoba belajar beberapa kali, akhirnya bisa.

“Sangat cocok dan fine, saya bisa kenal banyak permainan dan banyak orang disini,” kata Stepany.

Hal senada diungkapkan mahasiswa asal Ukraina, Rut Chaikivska. Ia mengaku senang bisa mengikuti sejumlah permainan tradisional Indonesia ini. Pasalnya, ia dapat mengenal permainan baru seperti bakiak dan egrang.

“Permainan disini menyenangkan, banyak permainan baru yang saya lihat. Kaya balap sendok kelerang,” ucapnya.

Dia menambahkan, dalam permainan tradisional ini banyak mengandung makna kebersamaan dan gotongroyong dalam memainkanya. Seperti pada permainan bakiak yang harus ada kekompakan para pemainnya yang ada dalam satu tim.

“Kerjasama itu penting pada permainan bakiak. Untuk mencapai finish, semuan pemain harus satu irama,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Culture Day DHIS Lembang, Tatang Jaelani mengatakan sejumlah mahasiswa ini berasal dari 11 negara dan 4 benua. Diantaranya, Singapura, Filipina, Thailand, Jepang, Korea Selatan, Kanada, Nigeria, Francis, Jerman, Ukraina dan Ajerbaizan.

“Mereka mahasiswa asing yang belajar di UPI, mengambil study bahasa Indonesia. Dalam study nya itu dikenalkan budaya Indonesia salah satunya ka ulinan di lembur,” kata Tatang.

Selain dikenalkan permainan tradisonal khas Indonesia, kepada mereka juga dikenalkan budaya Indonesia lainya seperti baju adat, dan makanan khas masing-masing daerah. Untuk kostum baju adat, pihaknya melibatkan siswa-siswi DHIS

“Sebenarnya kita ingin menunjukan bahwa budaya Indonesia itu sangat beragam, tentunya ini karena banyaknya suku bangsa di Nusantara ini,” ujarnya. (sep/tra)