Beranda SUBANG Lulusan Smaker Siap Bekerja Dan Enterpreneur

Lulusan Smaker Siap Bekerja Dan Enterpreneur

48
0

PAGADEN BARAT– 53 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Plus Mekarwangi atau biasa disebut Smaker, secara resmi dilepas oleh jajaran civitas akademika dan Yayasan Pendidikan Mekarwangi.Prosesi pelepasan atau “Paturay Tineung” berlangsung dengan khidmat dan penuh haru, di lapangan upacara Smaker, Sabtu (12/5). 53 siswa itu terdiri 29 orang jurusan Administerasi Perkantoran (AP) dan 23 orang Jurusan Sepeda Motor (TSM).

Menurut Kepala SMK Plus Mekarwangi H. Sukirom, kegiatan paturay tineung atau pelepasan siswa ini hanya bersifat seremonial. Bukan berarti mereka para alumni lepas begitu saja, sebagai lembaga sekolah, tentunya mereka menjadi alumnus, dimana ikatan bathin selama belajar disini akan terus terasa hingga nanti.

“Bahkan, mungkin saja nanti anak mereka, sekolah disini lagi, artinya hubungan keluarga besar Smaker terus berlanjut dan tiada batasannya,” ujarnya.

Dalam kesempatam itu dia menyampaikan pesan kepada siswa yang dilepas, agar tetap menjaga almamater sekolah, meski nantinya melanjutkan ke perguruan tinggi atau bekerja di dunia usaha dan industeri.

“Saya titip, jaga almamater sekolah ini, dimanapun kalian belajar dan bekerja. Praktekkan ilmu yang telah didapat, baik dalam pekerjaan maupun berwirausaha mandiri,” kata H. Sukirom.

Sementara itu Ketua Yayasan Pendidikan Mekarwangi Drs. Heryana menuturkan, bahwa proses belajar mengajar disekolah adalah bagian dari pendidikan formal. Oleh karena itu dirinya menyarankan untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Bila tidak melanjutkan, hendaknya ilmu yang diperoleh digunakan agar terus berkembang seiring dengan pengalaman di luar sekolah.

” ilmu itu kalau dipakai semakin tajam bahkan akan terus bertambah, karena terus berkembang, sebaliknya kalau tidak dipakai mungkin bisa hilang secara perlahan. Dan itu sebuah kerugian,” tuturnya.

Selanjutnya pihak Yayasan juga mengharapkan kedepan Smaker ini kedepan semakin berkembang, dan dapat memenuhi tuntutan zaman juga dunia usaha dan industeri. Sehingga lulusan smaker mampu bersaing dan siap bekerja.

“Bila tidak bekerja, ciptakanlah lapangan kerja, dengan cara membuka peluang usaha dan berwirausaha mandiri. Yang penting kita punya tekad yang kuat, untuk mengembangkan potensi ilmu, bakat dan minat,” pungkasnya.(dan)