Beranda FEATURE Lomba Hias Kelas Tanamkan Sikap Cinta Tanah Air

Lomba Hias Kelas Tanamkan Sikap Cinta Tanah Air

59
0

SDIT dan SMPIT Cendekia Miliki Cara Unik Sambut HUT RI Ke-72

Kesan berbeda jelas terasa saat memasuki ruang kelas di SDIT dan SMPIT Cendekia. Warna merah dan putih mendominasi di sana. Nuansa kemerdekaan sunguh nyata terlihat dari banyaknya ornamen Bendera Merah Putih di setiap dinding kelas. Belum lagi poster bertuliskan kalimat perjuangan yang memicu semangat kebangsaan. Indah, semarak, tegas, dan penuh semangat.

ADAM SUMARTO,
Purwakarta

LOMBA menghias kelas menjadi salah satu rangkaian acara yang disiapkan SDIT dan SMPIT Cendekia dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-72. Sejak beberapa hari terakhir ini guru, siswa, dibantu orangtua siswa tampak sibuk menghias kelas dengan tema kemerdekaan.

Ketua Yayasan Sumber Daya Insani (Yasri) yang menaungi SDIT dan SMPIT Cendekia DR H Agus Muharam M.Pd menyebutkan, lomba menghias kelas ini bertujuan untuk membangun rasa cinta tanah air yang juga merupakan bagian dari iman. “Harapannya dapat menumbuhkan jiwa patriotisme, jiwa kebangsaan, dan nilai-nilai nasionalisme sejak dini,” kata Agus kepada Pasundan Ekspres, kemarin (11/8).

Senada disampaikan Kepala Sekolah SDIT Cendekia Andri Purwanugraha M.Pd. “Kita tahu bahwa jiwa nasionalisme saat ini berbeda dengan dahulu. Dengan pesatnya kemajuan teknologi informasi maka tantangannya semakin besar. Karena itu kita perlu memicu dan membangkitkan rasa nasionalisme anak-anak salah satunya melalui lomba ini,” ujarnya.

Dengan memasang berbagai ornamen bertemakan HUT RI, kata Andri, anak-anak akan termotivasi dan sifat ingin tahunya muncul. “Anak-anak ini kritis, timbul pertanyaan apa itu kemerdekaan, makna warna bendera, sejarah perjuangan bangsa, dan lainnya. Dari situ benih-benih jiwa nasionalisme bisa tumbuh,” kata Andri.

Salah satu juri lomba, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXIX Dim 0619/Purwakarta yang juga istri Dandim 0619/Purwakarta, Lia Ari Maulana menyampaikan apresiasinya atas lomba tersebut.

“Menumbuhkan rasa cinta tanah air ini bisa dengan berbagai cara, dan lomba menghias kelas ini adalah salah satu cara yang unik dan penuh dengan kreativitas. Saya pribadi sangat mengapresiasi, terlebih saya perhatikan juga orangtua siswa ikut mendukung lomba ini,” kata Lia.

Tak jauh berbeda dengan yang disampaikan juri lainnya, Ketua (Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Nur Asiah Jamil. “Menanamkan rasa cinta tanah air melalui kegiatan lomba menghias kelas ini sangat tepat. Ini juga merupakan bagian dari proses pembentukan karakter anak,” ujarnya.

Saat proses penilaian, para siswa unjuk kabisa menyanyikan beberapa lagu kebangsaan. Bagi kelas yang juara akan mendapatkan piala. Ada pun kriteria penilaian di antaranya, kerapihan, keindahan, kebersihan, kreativitas, dan kelengkapan kelas.(add/epl)