Beranda BANDUNG Lembang Termasuk Jalur Rawan Kecelakaan

Lembang Termasuk Jalur Rawan Kecelakaan

49
0

LEMBANG– Selain di tanjakan Emen Kabupaten Subang, jalur wisata di kawasan Lembang Kabupaten Bandung Barat juga rawan kecelakaan. Selain mengharuskan sopir menguasai medan jalan, kelayakan kendaraan juga patut diperhatikan supaya kendaraan aman saat melewati jalur di kawasan tersebut.

Sejumlah kecelakaan yang melibatkan wisatawan pernah terjadi di kawasan Lembang, salah satunya bus pariwisata yang mengangkut rombongan asal Tangerang terguling di Jalan Kolonel Masturi pada Rabu (27/12) karena tidak kuat saat berjalan di tanjakan.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, pihak kepolisian meminta seluruh pengusaha bus pariwisata agar lebih memperhatikan lagi kelayakan kendaraannya sebelum dijalankan, agar musibah yang merenggut puluhan korban di Ciater Kabupaten Subang tidak kembali terulang.

“Di wilayah kita juga sering kecelakaan lalu lintas, terutama dialami bus yang mengangkut wisatawan luar kota. Yang kami sayangkan, saat disidak beberapa waktu lalu, banyak bus-bus ini tidak layak digunakan, hanya di luarnya saja kelihatan bagus, tapi kondisi mesinnya memprihatinkan,” kata Kapolsek Lembang, Kompol Rahmat Lubis.

Dia menyatakan, jalur di Lembang yang mengarah ke berbagai objek wisata banyak terdapat jalan berkelok dan menanjak ditambah dengan jurang yang cukup dalam. Untuk menjamin keselamatan, kata dia, pengusaha bus bersama pihak terkait harus memeriksa dengan cermat setiap bus yang akan digunakan mengangkut wisatawan.

“Akan kami koordinasikan dengan Dishub Bandung Barat untuk memeriksa kelayakan bus-bus pariwisata ini, terutama kalau di saat libur panjang atau long weekend,” bebernya.

Seperti diberitakan, bus pariwisata Premium Passion nomor polisi F 7959 AA mengalami kecelakaan di tanjakan Emen, Kampung Cicenang, Desa/Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Sabtu (10/1) sekitar pukul 17.00 WIB. Bus yang membawa rombongan asal Tangerang sehabis berwisata dari Tangkuban Parahu, terguling saat melaju di turunan hingga menyebabkan puluhan korban tewas.

Sebelumnya, kecelakaan serupa sering terjadi di jalur tanjakan Emen yang lebih sering dialami bus wisata lantaran remnya blong. Tanjakan Emen tak jauh dari perbatasan Subang dengan Bandung Barat, tepatnya di antara area wisata Ciater dan Gunung Tangkuban Perahu. (eko/tra)