Beranda HEADLINE KPP Pratama Subang Edukasi Sadar Pajak

KPP Pratama Subang Edukasi Sadar Pajak

72
0
VERRY KUSWANDI/PASUNDAN EKSPRES APRESIASI. Kepala KPP Pratama Subang Pudi Riana menyerahkan plakat penghargaan kepada SMKN 1 Subang dalam acara Pajak Bertutur.

SUBANG-Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Subang memberikan pemahaman pajak kepada pelajar di tiga sekolah. SMKN 1 Subang, SMAN 1 Subang dan SMAN 3 Subang terpilih sebagai lokasi sosialisasi sadar pajak sejak dini dalam agenda Pajak Bertutur.

Pada kesempatan tersebut, Kepala KPP Pratama Subang Pudi Riana menyempatkan hadir di tengah kesibukannya di SMKN 1 Subang.

Pudi menyampaikan, Pajak Bertutur tujuannya memberikan awareness atau kepedulian bagi para murid untuk lebih memahami peran penting pajak dalam pembangunan serta kehidupan sehari-hari.
“Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sejak tahun 2014 sudah merintis jalan itu. Langkah ini diawali dari sadar pajak merupakan basis penting dalam sistem perpajakan yang disepakati di negeri ini yaitu self-assessment system (SAS),” ungkapnya.

Pudi menambahkan, program tersebut diwujudkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kemenkeu dan Kemendikbud dengan nomor: MoU-21/MK.03/2017 dan Nomor: 13/X/NK/2014 tentang Peningkatan Kesadaran Pajak melalui Pendidikan.

Selain itu juga didukung dengan penandatanganan nota kesepahaman dengan nomor: 4/MK.03/2016 dan Nomor: 7/M/NK/2016 tentang Peningkatan Kerasama Perpajakan melalui Ristek Dikti. Dua keputusan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan Keputusan Dirjen Pajak Nomor Kep-48/PJ/2016 dan Nomor 001/B1/PKS/2016.
“Intinya kedua institusi ini sepakat untuk menanamkan kesadaran pajak melalui peningkatan pengetahuan perpajakan bagi tenaga pendidik dan kependidikan, inklusi kesadaran pajak dalam kurikulum, pembelajaran dan perbukuan, serta penelitian pengembangan,” terangnya.

Menyongsong Indonesia Emas pada tahun 2045, Dirjen Pajak menginisiasi untuk mengintegrasikan materi kesadaran pajak melalui kurikulum pendidikan.
“DJP berharap, jika anak-anak sudah diperkenalkan dengan pajak dan manfaatnya sejak dini, maka pada saat nanti mereka menjadi wajib pajak yang tertib. Wajib pajak merupakan pahlawan, karena dari merekalah negeri ini dapat terus maju melakukan perbaikan dan pembangunan,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan Pajak Bertutur merupakan kick off program edukasi sadar pajak yang dilaksanakan secara stimulan di seluruh elemen pendidikan baik kurikulum maupun pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan di 2000-an sekolah dan perguruan tinggi dengan jumlah peserta 120.000-an siswa dan mahasiswa di seluruh Indonesia.
“Semoga dengan adanya edukasi sadar pajak sejak dini kepada para murid, suatu saat nanti akan berkontribusi untuk negeri. Hari ini dengan Pajak Bertutur merekan belajar berbagi, esok nanti merekalah pahlawan sejati,” harapnya.

Sementara itu, mewakili SMKN 1 Subang, Asep Dikdik mengucapkan terima kasih kepada KPP Pratama Subang yang sudah menunjuk SMKN 1 Subang menjadi tempat sosialisasi pajak dalam acata Pajak Bertutur. Hal tersebut bukan hanya menjadi kebanggan sekolah, tetapi juga membantu edukasi para siswa SMKN 1 Subang mengenai perpajakan dan mendidik anak bangsa untuk menjadi sadar pajak.
“Kami berharap, dengan adanya ini, siswa bisa melakukan yang terbaik untuk negerinya sendiri, salah satunya dengan sadar pajak,” ungkapnya.(vry/din)