Beranda PURWAKARTA Komisi 4 Ingatkan Kepsek soal PPDB

Komisi 4 Ingatkan Kepsek soal PPDB

62
0
MALDIANSYAH/PASUNDAN EKSPRES Sejumlah kepala sekolah melaksanakan rapat koordinasi PPDB dengan komisi 4 DPRD Purwakarta. DPRD himbau masyarakat hilangkan sigma sekolah pavorit

DPRD Imbau Masyarakat Hilangkan Stigma Sekolah Favorit

Purwakarta – Komisi 4 DPRD Kabupaten Purwakarta ingatkan sejumlah stake holder pendidikan, mulai dari kedinasan, kepala sekolah hingga guru. Agar melaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) secara kredibel.

Penegasan ini ditujukan agar terjadi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan yang berkarakter. Sehingga SDM di Purwakarta semakin meningkat.

“Ada banyak anak di Purwakarta yang kami yakini memiliki kemampuan yang baik. Kesempatan mengenyam pendidikan berkualitas jelas menjadi hak semua anak, “ujar Sutisna, Anggota Komisi 4 dari Fraksi PDI Perjuangan.

Kemudian, DPRD juga mengingatkan kepada masyarakat khususnya orang tua murid agar tidak terlalu memikirkan anak didiknya masuk ke sekolah favorit. Menurut Sutisna, mengenyam pendidikan itu bukan soal sekolah favorit dan tidak, tetapi bagaimana anak didik itu mampu, mengembangkan pengetahuan dan keilmuannya di tengah masyarakat.

“Semua sekolah sama, buku yang digunakan di semua sekolah sama. Kurikulumnya juga sama. Jadi sebaiknya hilangkan stigma tentang sekolah pavorit,” tambah Nenah Rohanah, Anggota Komisi 4.

Terpisah, Heri Kepala SMPN 1 Purwakarta berharap, masyarakat memahami aturan yang berlaku saat hendak mendaftarkan anaknya ke sekolah tujuan. Di mana ada syarat dan ketentuan lain yang telah menjadi kesepakatan panitia PPDB. Dengan begitu maka akan ada pengertian dari semua pihak dalam proses penerimaan siswa baru, tahun pelajaran 2018/2019.

“Ada syarat masuk jenjang sekolah lanjutan, diantaranya Nilai Evaluasi Murid ( NEM). Nah, NEM ini salah satu yang harus terpenuhi buat siswa masuk sekolah. Selanjutnya silahkan mendatangi panitia PPDB sekolah di antaranya di sekolah kami. Agar semua paham aturan dan syarat apa saja yang harus dipenuhi untuk diterima di sekolah tujuan, ” tutup Heri.(mas/dan)